5 Keistimewaan dan Keutamaan Bulan Rajab bagi Bisnis Kamu - Pegadaian Syariah
logo

5 Keistimewaan dan Keutamaan Bulan Rajab bagi Bisnis Kamu

4 bulan yang lalu    
5 Keistimewaan dan Keutamaan Bulan Rajab bagi Bisnis Kamu

Bulan Rajab telah tiba. Bulan Rajab merupakan bulan yang terhormat, bulan mulia, sekaligus bulan yang diharamkan. Makna ini senada dengan arti kata rajab dari kata tarjib, yakni yang terhormat atau mulia. Berikut ini akan diurai beberapa ibrah, pelajaran serta hikmah yang bisa dipetik langsung dari bulan Rajab ini terhadap proses bisnis kamu.

Pertama, Bulan Rajab adalah bulan haram dan bulan mulia. Bulan Rajab merupakan salah satu dari bulan yang diharamkan oleh Allah, yakni penegasan diharamkannya manusia yang beriman untuk melakukan perbuatan zhalim dan aniaya. Rajab sebagai bulan yang diharamkan ini juga dimaknai sebagai bulan mulia karena dianjurkannya beberapa amalan mulia di bulan ini bagi manusia beriman.

Bulan Rajab akan istimewa bagi bisnis kamu jika kamu bisa memetik hikmah istimewa darinya. Kamu bisa mempertegas sisi-sisi mulia dari bisnis kamu. Kamu bisa memberi nilai lebih, tak hanya sekedar pemenuhan sahnya transaksi bisnis kamu. Ini merupakan momen terbaik untuk meningkatkan kemuliaan bisnis kamu.

Menurut Imam Syafii, sahnya suatu transaksi bisnis secara fikih memang tidak ditentukan oleh niat hati dan estetika. Asal rukun dan syarat terpenuhi, maka bisnis kamu sudah sah secara syariah. Namun, kamu harus menyadari betul bahwa sah dalam transaksi bisnis saja tidak cukup. Ketika kamu berhasil menunjukkan sisi-sisi mulia dari bisnis kamu, maka akan datang keberkahan bagi bisnis kamu.

Menurut Al Ghazali, berkah adalah bertambahnya kebaikan. Menurut An Nawawi, berkah adalah bertambahnya sesuatu dan hadirnya kebaikan yang berkesinambungan. Inilah tujuan utama dari penegasan sisi mulia dari bisnis kamu. Kamu harus bisa terus menunjukkan nilai tambah dari bisnis kamu. Contoh nilai tambah yang bisa kamu siapkan kepada konsumen misalnya, layanan yang ramah, etis, estetis, mengedepankan akhlakul karimah.

Kedua, Bulan Rajab adalah bulan diutamakannya istighfar dan taubat. Istighfar dan taubat adalah aktivitas sangat utama yang harus kamu lakukan dalam kehidupan kamu. Manusia adalah tempatnya salah dan lupa. Tak ada jaminan kelak dosa dan kealpaan kita akan diampuni Allah. Oleh karena itu, teruslah beristighfar dan bertaubat.

Bagi bisnis kamu, bulan Rajab menjadi istimewa tatkala kamu melakukan review bisnis, evaluasi dan perbaikan terhadap bisnis kamu, meskipun saat ini bukan akhir tahun. Kamu bisa terus menanamkan kepada semua tim kamu untuk terus melakukan introspeksi diri, baik terhadap diri personal maupun perusahaan.

Jangan lupa kamu terus minta saran dan masukan dari pelanggan dan partner bisnis kamu. Hal ini wajib terus dilakukan dalam upaya terus memperbaiki dan meningkatkan layanan bisnis kamu. Ketika kamu terus menerus melakukan hal ini, bukan tidak mungkin penjualan dan kapasitas bisnis kamu terus bertambah, baik dari sisi kuantitas maupun kualitas.

Ketiga, Bulan Rajab adalah bulan terjadinya Isra’ Mi’raj. Isra’ Mi’raj adalah perjalanan Rasulullah pada malam hari (di bulan Rajab) dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha dilanjutkan dengan perjalanan dari Masjidil Aqsha ke Sidratul Muntaha.

Salah satu hikmah terbesar dari hadirnya bulan Rajab ini, kamu bisa menegaskan urgensi sholat kepada tim bisnis kamu. Sholat adalah tiang agama. Sholat bisa mencegah perbuatan keji dan mungkar. Sholat juga ternyata bisa menghadirkan bisnis yang tak akan merugi.

Al-Qur’an Surat Fathir ayat 29-30 menegaskan salah satu fungsi sholat, yakni bisa menghadirkan perdagangan yang tidak merugi (tijaratan lan tabur). Ini momen tepat bagi kamu untuk terus menegaskan kepada tim kamu, jika tim mau menjalankan sholat secara istiqamah dan khusyu, maka Allah akan menganugerahkan bisnis yang tanpa rugi. Itu janji Allah.

Bisnis yang dimaksud di sini bisa bermakna penyertaan modal pahala kamu raih hasilnya untuk kehidupan akhirat kelak, maupun penyertaan modal harta atau rezeki yang dianugerahkan Allah untuk bisnis kamu.

Selain itu, Allah juga berjanji akan menyempurnakan pahala, menambahkan karunia, mengampuni dosa, dan memasukkan kamu dan tim kamu ke dalam golongan orang bersyukur. Allah pun telah berfirman, jika kamu pandai bersyukur, maka niscaya Allah akan menambahkan nikmat bagi kamu dan bisnis kamu.

Keempat, Bulan Rajab adalah bulan diutamakannya puasa. Bagi kamu yang masih ada hutang puasa Ramadhan sampai saat ini, bulan Rajab merupakan momen tepat untuk membayar hutang puasa. Silahkan juga puasa Senin Kamis dan puasa lain yang memang diajarkan Allah dan Rasulullah di bulan Rajab ini.

Puasa bagi bisnis kamu, berarti menahan diri dari transaksi yang diharamkan, bahkan termasuk yang dimakruhkan oleh syariat Islam. Cermati lagi, apakah masih ada transaksi terlarang yang dijalankan di bisnis kamu, baik transaksi haram dari sisi zat maupun nonzat atau transaksinya.

Hindarilah transaksi zat haram. Pastikan lagi zat-zat yang dipergunakan di bisnis kamu, bersih dari zat terlarang. Termasuk di sini, kamu harus memastikan bisnis kamu menggunakan zat yang suci, terutama jika kamu bisnis makanan.

Dari sisi transaksi, kamu harus menegaskan lagi kepada tim bisnis kamu untuk berpuasa dari hal-hal yang terlarang. Bahkan puasa selamanya dari transaksi terlarang. Contoh transaksi terlarang yang dimaksud adalah transaksi berbasis riba (minta manfaat atas pinjaman), gharar (transaksi memastikan hal yang tidak pasti), maisir (transaksi spekulasi yang terlarang).

Ketiga transaksi tersebut bisa ditemui pada transaksi di lembaga keuangan konvensional. Oleh karena itu, kamu harus menegaskan kepada tim kamu untuk memastikan bahwa transaksi keuangan yang terjadi pada bisnis kamu juga bersih dari transaksi berbasis riba.

Kelima, Bulan Rajab adalah bulan diutamakannya sedekah. Sedekah ini bisa dilakukan baik secara sembunyi-sembunyi maupun terang-terangan. Sedekah tersembunyi bisa menghindarkan diri dari riya (pamer). Namun, ada pula bentuk sedekah yang bahkan harus terang-terangan, yakni zakat.

Masih berdasarkan Al-Qur’an Surat Fathir ayat 29-30, selain sholat, sedekah dengan cara sembunyi-sembunyi maupun terang-terangan juga bisa menghadirkan perniagaan yang tidak akan merugi. Pada ayat tersebut Allah juga menegaskan akan menambahkan pahala, menambahkan karunia bagi orang yang melakukan sedekah dengan ikhlas. Allah juga akan mengampuni dosa dan memasukkan orang yang bersedekah ke dalam golongan orang yang pandai bersyukur.

Kamu bisa mulai dari diri sendiri untuk sedekah. Selanjutnya, kamu bisa terus membiasakan budaya sedekah, infak, zakat, wakaf dan hibah dalam bisnis kamu. Kalau bisnis kamu pengen mendapatkan laba terus bertambah, teruslah budayakan sedekah serta charity program lain, baik secara formal maupun informal.

Demikian 5 keistimewaan dan keutamaan bulan Rajab yang bisa kamu terapkan dalam bisnis kamu dari lini operasional sampai lini penjualan. Kombinasi pelaksanaan bisnis yang sudah memenuhi rukun dan syarat bisnis, serta penanaman nilai dan budaya kerja sebagaimana lima keutamaan di atas, niscaya bisa melejitkan volume bisnis kamu. Bisnis yang tak hanya tidak merugi, namun juga barakah. Amin.

 

Artikel ditulis oleh Tim Advika, keterangan lebih lanjut hubungi e-mail info@advikamedia.com



Artikel Terkait


  2 tahun yang lalu
  2 tahun yang lalu
  2 tahun yang lalu
  2 tahun yang lalu

Komentar Artikel "5 Keistimewaan dan Keutamaan Bulan Rajab bagi Bisnis Kamu"