5 Tantangan Utama UKM - Pegadaian Syariah
logo

5 Tantangan Utama UKM

1 tahun yang lalu    
5 Tantangan Utama UKM

Menjalankan bisnis berbentuk Usaha Kecil dan Menengah (UKM) merupakan sebuah amanah yang luar biasa, karena selain menciptakan lapangan usaha bagi mereka yang membutuhkan penghasilan, pemilik UKM juga memiliki peran yang strategis dalam pembangunan dan ketahanan ekonomi bangsa. UKM memang banyak berperan pada sektor riil dalam perekonomian Indonesia seperti pendistribusian hasil-hasil pembangunan, serta menjadi cikal bakal tumbuhnya usaha skala besar.

Dalam menjalankan niat mulia mengembangkan bisnis UKM, tentunya terdapat banyak tantangan. Guna menjaga kesinambungan Usaha Kecil dan Menengah agar bisa menjadi usaha skala besar, UKM ini harus dibina dan ditingkatkan kapasitasnya dari segala sektor yang menunjang pertumbuhannya. Dengan begitu, diharapkan mereka dapat maju menjadi usaha besar atau setidaknya memiliki kemampuan untuk bersaing dengan perusahaan besar. Kali ini Pegadaian Syariah akan membahas mengenai 5 tantangan utama UKM yang bisa memberikan banyak manfaat bagi Anda yang tengah mengelola bisnis UKM.

Tantangan UKM di Indonesia

Inilah 5 elemen sentral yang acapkali memberikan dampak fundamental bagi keberhasilan sebuah UKM untuk bisa naik kelas atau justru terjerembap dalam kebangkrutan.

 

  • Barang atau Produk

 

Pada umumnya, usaha kecil dan menengah ini merupakan kegiatan ekonomi yang dilakukan sekaligus dikelola oleh perseorangan atau rumah tangga maupun suatu badan yang bertujuan untuk memproduksi barang dan jasa untuk diperniagakan secara komersial. UKM tumbuh dan berkembang dengan manajemen sederhana, penggunaan bahan baku yang terbatas, dan dengan proses produksi yang sederhana. Alhasil, hasil produk kurang bervariasi, UKM cenderung hanya mengandalkan satu-dua produk dan belum ada usaha untuk melakukan branding.

 

  • Sistem dan Manajemen

 

UKM yang tumbuh dan berkembang di Indonesia lebih banyak dikelola oleh perorangan atau dikelola dalam satu keluarga yang memegang teguh tradisi pengelolaan usaha dengan pola manajemen tertentu. Sistem merujuk pada bagaimana sebuah UKM bisa membangun sistem manajemen yang kukuh untuk menopang laju bisnisnya. Lemahnya kemampuan manajemen atau menerapkan strategi yang tidak tepat sasaran akan mengakibatkan tidak efektifnya penjualan dan bila tidak segera diperbaiki maka lambat laun akan berakibat pada kegagalan bisnis. Manajemen yang dimaksud adalah manajemen operasi, manajemen keuangan, manajemen informasi, serta manajemen kontrol.  

 

  • Sumber Daya Manusia

 

Ada sebuah pepatah mengatakan “every great companies are always built by great people”. Mutu SDM (Sumber Daya Manusia) adalah penentu yang paling krusial bagi melejitnya sebuah organisasi bisnis. Sebuah UKM yang berniat untuk berkembang tentu harus mulai membangunnya dari proses pengembangan SDM yang komprehensif. Mulai dari proses rekrutmen, penempatan SDM, fungsi pelatihan, hingga kebijakan reward and punishment yang objektif.

 

  • Strategi Bisnis

 

Strategi di sini terutama merujuk pada strategi pengembangan produk dan pasar yang hendak dituju oleh sebuah UKM. Mutu produk dengan fitur yang unik dan berkualitas tinggi akan dengan mudah menciptakan loyalitas pelanggan yang kuat. Jika disertai dengan strategi pengembangan pasar yang kreatif, serta berbasis teknologi informasi, tentu laju bisnis sebuah UKM bisa melejit dan omzet bisa meningkat hingga puluhan kali lipat.

 

  • Sumber Dana

 

Modal atau sumber dana UKM biasanya disediakan oleh seorang pemilik (pemilik sekaligus pengelola) atau sekelompok kecil pemilik modal. Karenanya, kebutuhan arus kas merupakan masalah besar bagi sebagian besar pemilik UKM. Jika mereka tidak berhasil menjual apa-apa, roda usaha pun akan langsung terkena imbasnya. Bagaimanapun, mendapatkan dan mempertahankan angka penjualan adalah darah kehidupan dari setiap bisnis. Agar arus kas UKM dapat terjaga dengan baik, Pegadaian Syariah menyediakan beragam produk pinjaman yang dapat memberikan banyak manfaat, beberapa diantaranya adalah Produk Rahn dan  Arrum BPKB. Dengan langkah yang mudah, nyaman, dan sesuai dengan Syariah, pemilik UKM bisa mendapatkan solusi dana untuk pengembangan bisnis menjadi lebih baik.

Untuk menghadapi kondisi perekonomian global yang semakin kompleks, tentunya UKM yang bisa unggul dalam persaingan adalah UKM yang mampu menaklukkan lima tantangan tersebut. Selamat berjuang UKM-UKM di Indonesia!

 

Artikel ditulis oleh Tim Advika, keterangan lebih lanjut hubungi e-mail info@advikamedia.com



Artikel Terkait


  2 tahun yang lalu
  2 tahun yang lalu
  2 tahun yang lalu
  2 tahun yang lalu

Komentar Artikel "5 Tantangan Utama UKM "