Alasan Mengapa Indonesia Merupakan Pasar Potensial untuk Ekonomi Syariah - Pegadaian Syariah
logo

Alasan Mengapa Indonesia Merupakan Pasar Potensial untuk Ekonomi Syariah

10 bulan yang lalu    
Alasan Mengapa Indonesia Merupakan Pasar Potensial untuk Ekonomi Syariah

Ekonomi syariah adalah salah satu praktik ekonomi masyarakat yang didasarkan kepada hukum-hukum Islam yang berlaku. Ekonomi syariah berbeda dengan kapitalisme, sosialisme, komunis dan yang lainnya. Di dalam Islam, umat-Nya dilarang untuk menumpuk kekayaan dan pemanfaatan tenaga buruh yang sewenang-wenang.  Dalam pandangan Islam, ekonomi harus bisa menyejahterakan masyarakat dan juga memberikan keadilan serta kesempatan yang besar bagi seluruh pelaku usaha.

Predikat negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia menjadikan Indonesia pasar potensial ekonomi syariah. Menurut penuturan Ketua MUI Indonesia, KH. Ma’ruf Amin, ekonomi syariah dapat memenuhi kehidupan manusia, karena kebijakan yang dibangun di atas sistem Islam dapat membawa keadilan bagi umat. Bagaimana Indonesia menjadi negara dengan potensi ekonomi syariah yang besar? Berikut beberapa alasannya:

Dukungan Sumber Daya yang Besar
Masyarakat Muslim yang menjadi mayoritas di Indonesia menjadi salah satu dasar pengembangan ekonomi syariah yang sangat potensial. Telah banyak pemuda muslim yang kebutuhan pokoknya tercukupi, tetapi mereka masih ingin terus berkembang dan maju untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan lainnya. Sesuai dengan firman Allah Swt dalam surah Al-Muzammil ayat 20 yang berbunyi: “Ada di antara kamu orang-orang yang sakit dan orang-orang yang berjalan di muka bumi mencari sebagian karunia Allah.”

Dengan adanya dukungan dari sumber daya yang besar dan potensi yang ada, ekonomi syariah di Indonesia telah memiliki dasar yang sangat kuat. Namun, memang masih diperlukan kerja keras ekstra agar ekonomi syariah dapat berkembang menjadi lebih besar.

Belum Banyak yang Kenal dengan Ekonomi Syariah
Alasan lain yang menjadikan Indonesia pasar potensial ekonomi syariah adalah belum banyak masyarakat yang mengetahui secara detail tentang sistem ekonomi ini. Hal tersebut dituturkan oleh Bhima Yudhistira, selaku ekonom dari Indef (Institute for Development of Economics and Finance). Menurutnya juga, produk hasil dari pengembangan ekonomi syariah ini masih kalah jauh dari negara tetangga, yaitu Malaysia.

Model produk ekonomi syariah yang ada masih sebatas pengganti dari produk lembaga keuangan konvensional. Meskipun industri ekonomi syariah belakangan ini juga terkena dampak dari pelemahan ekonomi, tetapi ke depannya, industri ekonomi syariah akan dapat berkembang di Indonesia. Seperti yang telah diterangkan di atas, besarnya sumber daya yang ada membuat Indonesia semakin membutuhkan industri ekonomi syariah.

Pangsa Pasar yang Kecil
Karena belum banyak masyarakat yang mengenal dengan baik apa itu ekonomi syariah, membuat pangsa pasar yang ada di Indonesia masih relatif kecil. Market share untuk ekonomi syariah di Indonesia masih berada di angka 5% saja. Di balik angka yang kecil tersebut, ada dampak positif terhadap ekonomi nasional. Hal ini terbukti pada saat krisis global tahun 2008 yang lalu. Di tahun tersebut, rata-rata lembaga keuangan syariah masih stabil dan sama sekali tidak terkena akibat dari krisis global.

Pangsa pasar ini yang masih terus dikembangkan karena di Malaysia, pangsa pasar ekonomi syariah sudah mencapai angka 20-25%. Untuk bisa mengejar ketinggalan ini, Indonesia akan meningkatkan kembali pertumbuhan ekonomi syariah hingga dapat mencapai angka 10-15%.

Itulah beberapa alasan yang menjadikan Indonesia pasar potensial ekonomi syariah. Semoga kita semua menjadi lebih tahu dan lebih memilih jalur ekonomi syariah dalam menjalankan aktivitas finansial.

 

Artikel ditulis oleh Tim Advika, keterangan lebih lanjut hubungi e-mail info@advikamedia.com



Artikel Terkait


  2 tahun yang lalu
  2 tahun yang lalu
  2 tahun yang lalu
  2 tahun yang lalu

Komentar Artikel "Alasan Mengapa Indonesia Merupakan Pasar Potensial untuk Ekonomi Syariah"