Belajar Investasi Syariah: Investasi Menurut Islam - Pegadaian Syariah
logo

Belajar Investasi Syariah: Investasi Menurut Islam

1 tahun yang lalu    
Belajar Investasi Syariah: Investasi Menurut Islam

Secara bahasa, investasi memiliki arti penanaman uang atau modal di perusahaan atau proyek tertentu untuk memperoleh keuntungan tertentu. Dalam investasi ini, seorang pemodal bisa menggelontor dana dalam jumlah besar kepada startup atau perusahaan yang diprediksi mampu berkembang dengan baik di kemudian hari. Kemudian bagaimana dengan investasi menurut islam?

Untuk memperjelas pengetahuan Anda terkait investasi menurut islam. Simak penjelasannya di bawah ini.

Prinsip Dasar Investasi Menurut Islam

Investasi menurut islam tidak sama dengan investasi yang dipraktikkan oleh banyak pihak. Dalam Islam, investasi mengharuskan pemodal dan penerima modal untuk menerapkan prinsip bagi hasil dan bagi rugi. Artinya, tidak ada pihak yang dirugikan dalam sistem investasi ini.

Sebelum menginvestasikan uang Anda, perhatikan prinsip-prinsipnya di bawah ini.

Halal

Sebelum melakukan investasi sejumlah uang, pastikan terlebih dahulu sektor yang akan Anda investasikan modal itu bergerak dalam bidang yang halal. Kalau investasi dilakukan pada sektor industri hiburan malam yang lekat dengan alkohol, hal-hal asusila, dan narkoba, maka uang yang Anda gelontorkan justru akan jauh dari halal.

Selain bidang yang diinvestasikan, kehalalan dari investasi juga bisa dilihat dari niat dan motivasinya. Kalau motivasinya untuk memberi kebaikanbagi orang lain, maka investasi akan menjadi halal. Tapi kalau investasi dilakukan dengan tujuan yang buruk, uang yang dijadikan modal itu jadi haram.

Memiliki Manfaat

Investasi yang dilakukan haruslah memberikan manfaat bagi semua orang. Baik pemodal dan penerima modal harus merasakan manfaatnya. Bagi pemodal, dia akan mendapatkan untung yang berkah. Sedangkan bagi penerima modal, mereka bisa mengembangkan perusahaannya dan tetap mendapatkan untung yang sesuai dengan porsi dan kesepakatan.

Selain untuk pemodal dan penerima modal, manfaat dari investasi ini juga harus dapat dirasakan oleh banyak orang. Misalnya, dengan investasi ini, jadi banyak tenaga kerja yang terjaring sehingga angka pengangguran pun menurun.

Jenis Investasi yang Sesuai dengan Syariah Islam

Berdasarkan dua prinsip di atas, beberapa contoh investasi berbasis syariah di bawah ini bisa Anda pilih untuk diterapkan.

Investasi Khusus

Nasabah yang ingin menginvestasikan dananya langsung ke sektor riil bisa meminta bantuan lembaga keuangan syariah. Misalnya Anda memiliki emas dan ingin menjadikannya investasi, Anda dapat menggunakan layanan konsinyasi emas dari Pegadaian Syariah. Konsinyasi Emas adalah layanan titip-jual emas batangan di Pegadaian Syariah sehingga menjadikan investasi emas milik nasabah lebih aman karena disimpan di Pegadaian Syariah. Keuntungan dari hasil penjualan emas batangan diberikan kepada Nasabah, oleh sebab itu juga emas yang dimiliki lebih produktif. Pada akhirnya emas milik nasabah akan tetap utuh dan mendapatkan bagi hasil penjualan konsinyasi disaat harga emas turun atau pun sedang naik.

Investasi Saham

Investasi saham bisa dilakukan sesuai syariah Islam. Contoh investasi saham adalah saham yang masuk dalam kategori JII atau Jakarta Islamic Index.

Demikianlah penjelasan investasi menurut islam. Semoga menambah semangat Anda untuk belajar lebih banyak mengenai investasi syariah dan penerapannya.

 

Artikel ditulis oleh Tim Advika, keterangan lebih lanjut hubungi e-mail info@advikamedia.com



Artikel Terkait


  2 tahun yang lalu
  2 tahun yang lalu
  2 tahun yang lalu
  2 tahun yang lalu

Komentar Artikel "Belajar Investasi Syariah: Investasi Menurut Islam"