First Jobbers, Inilah Tiga Tips Menabung untuk Mendapatkan Biaya Haji - Pegadaian Syariah
logo

First Jobbers, Inilah Tiga Tips Menabung untuk Mendapatkan Biaya Haji

1 tahun yang lalu      Haji
First Jobbers, Inilah Tiga Tips Menabung untuk Mendapatkan Biaya Haji

Bagi umat Islam, menginjakkan kaki dan memanjatkan doa langsung di Tanah Suci menjadi salah satu impian yang ingin diwujudkan untuk memenuhi rukun islam. Sayang, keterbatasan dana kerap kali menjadi penghalang niat mulia ini. Nah, berhubung Anda masih muda, tidak ada salahnya mempersiapkan dana untuk menabung biaya haji. Toh, kebutuhan dan pengeluaran Anda pun belum terlalu banyak dan membengkak.

Kendati masih berstatus first jobbers dan berpenghasilan pas-pasan, Anda tetap bisa menabung untuk biaya haji. Sebagai panduan, berikut adalah tiga tips menabung untuk mendapatkan biaya haji.

  1. Mempersiapkan Dana Darurat

Amat penting untuk tetap memperhitungkan kebutuhan lain, selagi Anda menabung untuk biaya haji. Besarannya, kira-kira tiga kali lipat dari anggaran bulanan Anda. Tujuannya, tak lain untuk antisipasi, kalau-kalau Anda memiliki keperluan darurat lain, seperti halnya musibah, sakit, dan lain sebagainya.

Jangan lupa pula untuk mempersiapkan tabungan jangka panjang. Nantinya, ini dapat digunakan untuk biaya menikah, membeli rumah, atau mencicil kendaraan. Minimal, jumlahnya sebanyak 10% dari penghasilan.

  1. Yuk, Siapkan Anggaran

Jumlahnya tentu bervariasi--bergantung pada kemampuan Anda. Setidaknya, sisihkan bujet sebanyak 10% dari gaji. Nah, agar lebih aman, Anda bisa membuat tabungan dalam bank syariah atau dilembaga keuangan syariah yang resmi (sesuai dengan aturan OJK) yang menyediakan jasa tabungan haji atau dana pembiyaan haji. Jangan khawatir, selain menabung uang, Anda juga bisa menabung dalam bentuk lain. Misalnya, reksa dana, deposito, atau logam mulia (emas) serta tabungan emas.

Satu saran, jika Anda memilih jenis tabungan uang atau deposito, sebaiknya pilih yang berjangka 12 hingga 24 bulan. Tujuannya, untuk menghindari “risiko” Anda menarik uang seenak hati. Adapun selain cara-cara yang sudah disebutkan di atas, Anda juga bisa berinvestasi. Nah, untuk pilihan yang satu ini, pastikan Anda sudah memahami seluk-beluk dunia investasi, ya. Jika perlu, berkonsultasilah terlebih dulu dengan tenaga ahli, untuk memperhitungkan risiko inflasi.

  1. Komitmen Tinggi

Setiap hal tentu membutuhkan komitmen tinggi. Tidak terkecuali, menabung. Dalam sebulan, pastikan Anda memiliki jumlah tabungan yang tetap. Tidak usah terlalu besar, melainkan bisa berkisar antara Rp250 ribu hingga Rp500 ribu.

Memang tidak terlalu besar. Namun, jumlah itu akan sangat berarti dalam jangka waktu lima hingga sepuluh tahun mendatang, lho. Untuk mewujudkannya, tentu Anda membutuhkan “sedikit pengorbanan”. Ini dapat berupa “memangkas” terlebih dulu biaya untuk berfoya-foya, liburan--dan sebaik mungkin berdisiplin dalam mengumpulkan uang.

Kendati sifatnya “bonus” atau “uang kaget”, jangan langsung memanfaatkannya untuk berbelanja kebutuhan konsumtif. Memang, rasanya pasti “gatal” untuk tidak membelanjakan, atau bahkan menghabiskannya. Sebaliknya, segera masukkan bonus tersebut untuk tabungan naik haji. Jika perlu, “simpanlah” dalam bentuk deposito, sehingga Anda tidak dapat mengambilnya dalam waktu dekat.

Itulah tiga tips menabung untuk mendapatkan biaya haji yang harus Anda ketahui. Paling penting: tetaplah disiplin dan berkomitmen dalam menabung, ya!

 

Artikel ditulis oleh Tim Advika, keterangan lebih lanjut hubungi e-mail info@advikamedia.com




Komentar Artikel "First Jobbers, Inilah Tiga Tips Menabung untuk Mendapatkan Biaya Haji"