Ini 5 Cara Persiapan Keuangan Bagi Pasangan yang Menanti Kelahiran Buah Hati - Pegadaian Syariah
logo

Ini 5 Cara Persiapan Keuangan Bagi Pasangan yang Menanti Kelahiran Buah Hati

1 tahun yang lalu    
Ini 5 Cara Persiapan Keuangan Bagi Pasangan yang Menanti Kelahiran Buah Hati

Pasangan mana yang tidak bahagia menyambut kehadiran si buah hati? Memiliki anak adalah keinginan setiap pasangan yang terikat dalam pernikahan. Allah SWT memerintahkan orang tua untuk menjaga anaknya sejak dalam kandungan hingga dilahirkan. Salah satunya dengan cara melakukan persiapan keuangan sebelum melahirkan.

Anak merupakan harta yang sangat berharga, melebihi harta material, karena doa anak sholeh akan menjadi amalan utama seseorang ketika ia meninggal seperti yang telah dijelaskan dalam hadis :

إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ وَعِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ وَوَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

Artinya:“ Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (yaitu) sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh” (HR. Muslim no. 1631)

Maka dari itu mempersiapkan segala hal yang terbaik bagi calon buah hati merupakan sebuah usaha yang sudah sepantasnya dilakukan oleh orang tua.

Banyak cara menyiapkan dana untuk calon buah hati yang akan segera lahir. Namun, sebaiknya hindari berutang menjelang kelahiran sang bayi. Tujuannya agar Anda lebih mudah mengatur keuangan setelah bersalin. Berikut ini cara-cara  yang bisa Anda lakukan.

  • Menabung Setelah Mengetahui Positif Hamil

Sejak hari pertama Anda hamil, sebaiknya sisihkan uang untuk ditabung. Anda punya waktu kurang lebih sembilan bulan sampai persalinan. Upayakan tabungan menjadi dua juta hingga tiga juta rupiah hingga Anda melahirkan. Terlebih jika Anda merencanakan persalinan dengan cara operasi cesar, biaya yang disiapkan tentu lebih banyak.

Selain menabung untuk melahirkan, Anda juga harus sudah memikirkan tabungan untuk keperluan anak Anda nanti ketika ia beranjak dewasa. Salah satu pengeluaran terbesar ada pada biaya pendidikan anak.

Siapkan tabungan bagi Pendidikan anak Anda sedini mungkin, salah satunya dengan Tabungan Emas Pegadaian Syariah. Emas bisa menjadi investasi jangka panjang yang menjanjikan. Manfaatkan nilai emas yang naik dalam jangka waktu panjang untuk investasi dana pendidikan buah hati Anda.

 

  • Mengikuti Program Asuransi Kehamilan

Saat ini, tidak sedikit perusahaan asuransi yang menawarkan produk berupa jaminan persalinan. Anda bisa mengikuti program asuransi kehamilan sejak awal menikah. Pastikan perusahaannya legal dan memiliki dokumen lengkap. Kalau perlu, tanyakan kepada rumah sakit tempat Anda melakukan pemeriksaan kehamilan. Mungkin, mereka bekerja sama dengan perusahaan jasa asuransi tertentu.

  • Anggarkan Biaya Terpisah untuk Pemeriksaan Rutin dan Persalinan

Banyak orang yang menemukan kasus pembengkakan dana saat persalinan. Pasalnya, Anda tidak bisa memprediksikan sesuatu yang akan terjadi. Mungkin, setelah melahirkan harus menginap di rumah sakit selama beberapa hari. Hal inilah yang menyebabkan penggelembungan biaya persalinan.

Untuk mencegahnya, di masa awal kehamilan, pisahkan antara dana pemeriksaan rutin dan persalinan. Pastikan keduanya berada di rekening atau tabungan berbeda. Usahakan jumlah biaya persalinan lebih besar daripada cek kehamilan.

  • Menyiapkan Biaya Perlengkapan Bayi

Sesudah bayi lahir dengan selamat, ada biaya lain yang mesti dipersiapkan. Salah satunya, dana untuk membeli perlengkapan bayi. Banyak kebutuhannya yang dipenuhi, seperti popok, susu, pakaian, makanan, dan selimut bayi.

Namun, kadang-kadang, keinginan untuk memenuhi semuanya tidak terbendung. Kalau hal ini terjadi, akibatnya bisa fatal. Anda kehabisan uang dan kebutuhan bayi selanjutnya tidak terpenuhi. Untuk itu, Anda harus menghemat pengeluaran dan pandai memilih perlengkapan yang penting untuk bayi.

  • Menekan Keinginan Belanja sebelum Persalinan

Menyimpan uang dalam jumlah banyak memang berat. Tidak sedikit barang-barang yang ingin dibeli. Sebaiknya, hal tersebut dibendung saat Anda sedang hamil. Pasalnya, kebutuhan biaya untuk persalinan lebih penting daripada memenuhi keinginan belanja. Jika Anda bisa menekan pengeluaran selama sembilan bulan, dipastikan tidak kekurangan dana setelah melahirkan.

Persiapan keuangan sebelum melahirkan harus diutamakan supaya Anda tidak kesulitan di masa depan. Mulai sekarang, jauhi sikap gemar belanja barang yang tidak diperlukan untuk menghindari pemborosan.

 

Artikel ditulis oleh Tim Advika, keterangan lebih lanjut hubungi e-mail info@advikamedia.com



Artikel Terkait


  2 tahun yang lalu
  2 tahun yang lalu
  2 tahun yang lalu
  2 tahun yang lalu

Komentar Artikel "Ini 5 Cara Persiapan Keuangan Bagi Pasangan yang Menanti Kelahiran Buah Hati"