Kisah Unik Perjuangan Orang untuk Bisa Naik Haji - Pegadaian Syariah
logo

Kisah Unik Perjuangan Orang untuk Bisa Naik Haji

1 tahun yang lalu    
Kisah Unik Perjuangan Orang untuk Bisa Naik Haji

Setiap muslim tentu memiliki harapan untuk bisa menunaikan ibadah haji di Baitullah . Melalui beragam cara, mereka mengumpulkan uang agar biaya naik haji yang kian waktu kian melambung tinggi itu bisa tercukupi. Bahkan, sebagian dari mereka harus berjuang dengan cara menabung selama puluhan tahun. Dan semua jerih payah itu terbayar saat mereka berhasil menapakkan kaki di tanah suci.

Beberapa cerita berikut adalah kisah unik naik haji dari berbagai daerah, baik dari dalam maupun luar negeri yang bisa dijadikan inspirasi.

  • Tabungan Sejak Zaman Perang

Keinginan untuk naik haji sudah terbesit di benak Kakek Ambari sejak zaman perang puluhan tahun silam. Kakek Ambari mulai mengumpulkan uang sejak tahun 1949 dengan menggunakan celengan. Terkadang, celengan tersebut terpaksa disembunyikan di dalam tanah agar tidak dirampas oleh penjajah.

Sayangnya, seiring berjalannya waktu, bentuk fisik mata uang rupiah terus mengalami perubahan. Tidak hanya itu, nilai rupiah pun terus mengalami penurunan atau inflasi. Kondisi ini menyulitkan Kakek Ambari lantaran uang-uang yang dikumpulkan menjadi tidak laku serta bernilai kecil.

Namun haji adalah undangan khusus dari Sang Khalik, uang-uang kuno Kakek Ambari akhirnya laku dijual kepada para kolektor, bahkan dihargai dengan cukup tinggi. Di usianya yang ke-90, Kakek Ambari pun berhasil mewujudkan mimpi untuk menunaikan ibadah haji.

  • Kisang Tukang Tambal Ban di Solo

Menjadi seorang tukang tambal ban memang harus sering bersabar. Selain pendapatan yang tak menentu, profesi tersebut juga tidak banyak diminati karena uang yang diperoleh umumnya tidak banyak. Tetapi siapa sangka, dari pekerjaan ini, seorang tukang tambal pun bisa naik haji.

Hal itulah yang terjadi pada Suparto, seorang tukang tambal ban di Solo. Berkat perjuangannya untuk bekerja dari pagi sampai malam, serta ketekunannya untuk mengumpulkan uang sebanyak lima ribu per hari selama bertahun-tahun, Suparto akhirnya bisa berangkat ke Tanah Suci.

  • Jalan Kaki dari Bosnia

Kisah unik naik haji berikutnya dialami oleh Senad Hadjic, yang melakukan perjalanan dari Bosnia sampai Arab Saudi hanya dengan berjalan kaki. Setelah menempuh perjalanan selama 8,5 bulan melalui 7 negara dengan musim dan cuaca yang terus berubah, akhirnya sampailah peziarah muslim tersebut di Arab Saudi.

Ketika melewati berbagai negara, Senad Hadjic mendapati banyak kejadian tak terduga, mulai dari berbagai kesulitan sampai bantuan-bantuan dari penduduk sekitar. Dari situlah akhirnya Senad Hadjic merasa sangat bersyukur karena perjalanannya menunaikan ibadah haji memberikan banyak pelajaran yang membuatnya menjadi seorang muslim yang lebih baik.

  • Bersepeda untuk Berhaji

Menunaikan ibadah haji sebaiknya dilakukan saat kondisi tubuh masih prima. Itulah mengapa tidak sedikit orang yang memilih untuk berhaji saat usianya masih tergolong muda. Sayangnya, sebagian besar orang sering merasa kesulitan untuk mengumpulkan dana haji di usia muda sehingga mereka memilih untuk berhaji saat sudah tua.

Namun demikiam, hal tersebut tidak berlaku pada Salim Moumou. Baginya, biaya bukanlah alasan bagi seseorang untuk tidak melaksanakan rukun Islam ke-5 itu. Dengan keberaniannya mengendarai sepeda dari Prancis ke Arab Saudi, pemuda yang masih berusia 25 tahun tersebut akhirnya sampai di Kota Mekkah dan melaksanakan ibadah haji.

Dengan kesungguhan hati, siapa pun bisa berangkat ke Tanah Suci. Semoga beberapa kisah unik naik haji ini bisa menginspirasi dan memicu kita untuk menguatkan niat dan usaha memenuhi panggilan-Nya ke Baitullah .

 

Artikel ditulis oleh Tim Advika, keterangan lebih lanjut hubungi e-mail info@advikamedia.com



Artikel Terkait


  2 tahun yang lalu
  2 tahun yang lalu
  2 tahun yang lalu
  2 tahun yang lalu

Komentar Artikel "Kisah Unik Perjuangan Orang untuk Bisa Naik Haji"