Memahami Pengertian dan Makna Syariah - Pegadaian Syariah
logo

Memahami Pengertian dan Makna Syariah

1 tahun yang lalu    
Memahami Pengertian dan Makna Syariah

Istilah syariah--atau syariat memang lazim kita dengar di kalangan masyarakat Muslim. Pada mulanya, catatan sejarah menunjukkan, mereka yang baru masuk Islam konon datang kepada Rasulullah dan meminta agar mengirimkan ia seseorang untuk mengajarkan syara’i Islam (bentuk jamak) kepada mereka. Praktik penggunaannya lantas mengalami penyempitan makna, menjadi “hukum Islam” atau “aturan Islam”.

Kamus Besar Bahasa Indonesia lantas mendefinisikan syariat (syariah), sebagai hukum agama yang menetapkan peraturan hidup manusia; pun hubungan manusia dengan Allah SWT, manusia, dan alam sekitar berdasarkan Alquran dan hadis. Sifatnya lebih kepada “perintah” yang harus dituruti oleh seluruh umat Islam. Adapun definisi ini berkaitan dengan asal mula kata syariat dalam bahasa Arab, yang secara harfiah dapat dimaknai sebagai “sumber air” dan “sumber kehidupan”.

Pengertian syariah yang lainnya lantas turut hadir dalam Mukhtar al-Sihah, sebagaimana diungkapkan sebagai berikut, “Syariat adalah sumber air dan ia adalah tujuan bagi orang yang akan minum. Syariat juga sesuatu yang telah ditetapkan Allah SWT, kepada hamba-Nya, berupa agama yang telah disyariatkan kepada mereka. Orang-orang Arab menerapkan istilah ini, khususnya pada jalan setapak menuju palung air yang tetap dan diberi tanda yang jelas terlihat mata. Dengan demikian, kata ini juga berarti jalan yang jelas kelihatan atau “jalan raya” untuk diikuti.”

Versi lain menunjukkan, syariat berasal dari kata syar’a al-syai’u yang berarti menerangkan atau menjelaskan sesuatu. Dalam artian yang lebih sempit, ini berarti seluruh ajaran Islam yang berupa norma-norma ilahiyah; yang mengatur tingkah laku batin serta hal yang konkret (legal-formal), baik secara individual maupun kolektif.

Dalam penerapannya di kehidupan sehari-hari, syariah sangat berkaitan erat dengan fikih. Syariah merupakan sumber atau landasan fikih, sedangkan fikih merupakan pemahaman terhadap syariah. Jadi, secara umum syariah adalah hukum Islam yang bersumber dari al-Quran dan Sunnah yang belum dicampuri daya nalar (ijtihad), sedangkan fikih adalah hukum Islam yang bersumber dari pemahaman terhadap syariah atau pemahaman terhadap nash, baik al-Quran maupun Sunnah.

Makna dari pengertian syariat dalam penerapannya di kehidupan manusia pun dibatasi mencakup ilmu fikih dan usul fikih--mencakup empat bidang ibadah, muamalah (hal-hal yang termasuk urusan kemasyarakatan seperti pergaulan, perdata, dsb), ‘uqubah, dan lain sebagainya. Ketentuan-ketentuan yang ada dalam sistem tatanan masyarakat, salah satu contohnya lembaga keuangan syariah, menggunakan fikih muamalah yang didasari pada syariah.

Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda yang ingin memahami Syariah secara lebih mendalam.

 

   

Artikel ditulis oleh Tim Advika, keterangan lebih lanjut hubungi e-mail info@advikamedia.com



Artikel Terkait


  2 tahun yang lalu
  2 tahun yang lalu
  2 tahun yang lalu
  2 tahun yang lalu

Komentar Artikel "Memahami Pengertian dan Makna Syariah"