Memahami Properti Syariah dan Beragam Keuntungannya - Pegadaian Syariah
logo

Memahami Properti Syariah dan Beragam Keuntungannya

1 tahun yang lalu    
Memahami Properti Syariah dan Beragam Keuntungannya

Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat akan konsep syariat ( syariah); properti syariah muncul sebagai pilihan Anda--khususnya bagi yang ingin membeli rumah atau justru sekadar berinvestasi. Adapun di sini, properti syariah tidak dimaknai sebagai properti yang dibiayai melalui “tangan” atau bank maupun lembaga keuangan syariat lainnya. Lebih dari itu, fokus properti syariah, atau yang lazim dikenal sebagai KPR Syariah terletak pada skema kepemilikan rumah--dengan akad-akad yang disesuaikan dengan syariat Islam.

Secara sederhana, skema dari properti syariat atau syariah bisa dijelaskan lewat pembelian rumah langsung kepada pihak pengembang. Satu hal yang penting di sini, yakni tanpa ada campur tangan pihak ketiga. Dengan kata lain, transaksi yang terjadi adalah murni transaksi bisnis jual-beli (uang tunai maupun kredit) antara pihak konsumen dan pengembang. Tidak seperti sistem pembelian rumah (KPR) secara konvensional, pada properti syariah, konsumen yang terlibat dalam sistem properti syariah juga tidak akan dibebankan biaya administrasi.

Saat berakad (melakukan perjanjian), akan disepakati satu harga yang dipilih; mencakup uang tunai, maupun cicilan. Jangka waktunya bervariasi, bisa selama lima tahun, sepuluh tahun, atau justru 15 tahun. Adapun seluruh syarat maupun perjanjian haruslah disampaikan dengan jelas sedari awal, dan bukan di tengah atau justru akhir proses.

Satu kelebihan dari properti syariah lantas terletak pada jumlah cicilan yang nilainya tetap dan tidak berubah--sekalipun suku bunga dan kondisi ekonomi berfluktuasi. Ketika konsumen dikarenakan satu hal maupun hal lain tidak mampu membayar cicilan, maka pihak pengembang properti syariah tidak akan memberikan denda atau justru penyitaan sebagai konsekuensinya. Seluruh kemudahan ini hanya bisa didapatkan dengan syarat, saat kondisi tersebut, pihak konsumen wajib memberi tahu pihak pengembang; terlebih supaya developer dapat memberikan kebijakan terbaik bagi kedua belah pihak, tanpa denda maupun penalti yang merugikan siapa pun.

Adapun properti syariah menggunakan istishna’ sebagai satu instrumennya. Secara ringkas, ini merupakan skema pesan bangun. Di sisi lain, istishna  juga merupakan akad jual-beli dalam bentuk pemesanan pembuatan tertentu--dengan kriteria dan syarat yang telah disepakati antara pemesan (konsumen/ mustashni’) dan penjual (pengembang/ shani’)

Pada akhirnya, sistem properti syariah hadir sebagai pilihan bagi Anda, yang ingin membeli rumah dengan cara aman; sehat; dan paling penting, sesuai dengan aturan Islam. Bagiamanapun, properti syariah sendiri dapat dikatakan “bebas” riba, bunga, konsekuensi penyitaan dan denda; bahkan akad yang bermasalah. Menariknya, bagi Anda yang tertarik, ada dewasa ini ada banyak pihak pengembang yang menyediakan layanan properti syariah. Hanya perlu datang, menilik model rumah, melakukan akad dan perjanjian, lalu jadilah! Satu hunian siap menjadi tempat Anda mengelola masa depan!

Ingin mendapatkan cukup uang untuk bisa membayar DP properti impian Anda? Mari menabung sebanyak-banyaknya mulai dari sekarang! Jangan hanya menabung uang, namun manfaatkan juga tabungan berupa emas. Nilai emas cenderung naik dalam jangka waktu panjang sehingga emas cocok dijadikan investasi. Informasi lebih lanjut mengenai tabungan emas bisa Anda dapatkan disini.




Artikel ditulis oleh Tim Advika, keterangan lebih lanjut hubungi e-mail info@advikamedia.com

 



Artikel Terkait


  2 tahun yang lalu
  2 tahun yang lalu
  2 tahun yang lalu
  2 tahun yang lalu

Komentar Artikel "Memahami Properti Syariah dan Beragam Keuntungannya"