Mengenal Peran Aktuaris dalam Bisnis Syariah - Pegadaian Syariah
logo

Mengenal Peran Aktuaris dalam Bisnis Syariah

1 tahun yang lalu    
Mengenal Peran Aktuaris dalam Bisnis Syariah

Mungkin banyak dari kita yang asing dengan istilah aktuaris. Profesi ini memang memang masih jarang ditemukan di Indonesia. Aktuaris ini merupakan seseorang yang ahli dalam bidang ilmu keuangan, terutama dalam bidang pengelolaan risiko keuangan sebuah perusahaan atau instansi.

Ilmu yang dipelajari seorang aktuaris disebut dengan aktuaria, yaitu ilmu yang merupakan gabungan dari stastistika, matematika, keuangan, dan pemrograman komputer. Karena langkanya jumlah aktuaris yang ada, membuat profesi ini menjadi salah satu profesi kelas tinggi dengan bayaran yang mahal.

Keahlian dari profesi ini biasa dibutuhkan oleh perusahaan-perusahaan yang memiliki risiko keuangan, terutama perusahaan yang bergerak dalam bidang asuransi. Bukan hanya perusahaan asuransi konvensional, peran seorang aktuaris juga sangat dibutuhkan di bisnis asuransi syariah.

Aktuaris dan ekonomi syariah ternyata saling berkaitan. Tugas seorang aktuaris dalam perusahaan asuransi syariah, antara lain adalah:

Menetapkan Harga Premi yang Wajar
Didasarkan pada firman Allah SWT pada Surat Yusuf ayat 55 yang berbunyi, “Berkata Yusuf, ‘Jadikanlah aku bendaharawan negara (Mesir), sesungguhnya aku adalah orang yang pandai menjaga, lagi berpengetahuan.” Peran seorang aktuaris juga sama pentingnya dengan seorang bendahara.

Kepandaian seorang aktuaris sangat dibutuhkan oleh perusahaan asuransi syariah, terutama dalam menetapkan harga premi yang wajar. Sebenarnya, acuan perhitungan premi diserahkan kembali kepada perilaku pasar untuk menjaga keseimbangan penetapan harga dibarengi dengan tanggung jawab. Lebih idealnya lagi, untuk menjaga keseimbangan antara kebutuhan nasabah dan perusahaan sehingga bisa mendapatkan upah yang cukup.

Penetapan harga yang seimbang dan wajar memang cukup sulit. Ini dipengaruhi oleh perubahan biaya penyelenggaraan usaha dan faktor-faktor lainnya. Penetapan harga ini harus dilakukan dengan analisis dan perhitungan yang tepat. Sensitivitas perusahaan asuransi syariah terhadap penetapan harga yang tinggi juga membuat peran seorang aktuaris cukup penting untuk menjaga kelangsungan industri ke depannya.

Tugas-Tugas Seorang Aktuaris
Selain menetapkan harga premi yang wajar, aktuaris dalam perusahaan asuransi juga memiliki tugas sebagai berikut:
-    Memastikan kualitas data statistik
-    Melakukan evaluasi tingkat kesehatan keuangan dan kecukupan modal perusahaan
-    Merancang produk asuransi
-    Melakukan perhitungan cadangan teknis perusahaan
-    Ikut serta dalam menerapkan manajemen risiko perusahaan
-    Melakukan evaluasi pada aspek aktuaria dalam proses reasuransi
-    Menyusun perkiraan kemampuan perusahaan asuransi dalam memenuhi kewajiban di masa depan

Tugas-tugas di atas telah ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan, sebagai tanggung jawab seorang aktuaris di dalam perusahaan asuransi. Tugas tersebut juga masih dibedakan lagi antara perusahaan asuransi konvensional dan asuransi syariah. Hal ini sebagai bentuk integrasi antara profesi aktuaris dan ekonomi syariah. Perbedaan-perbedaan tersebut salah satunya terlihat pada tugas evaluasi tingkat kesehatan keuangan dan kecukupan modal.

Wewenang Seorang Aktuaris
Selain memiliki tugas-tugas yang harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab, aktuaris di dalam perusahaan asuransi—baik perusahaan asuransi konvensional atau syariah—juga memiliki beberapa wewenang, seperti:
-    Menandatangani laporan aktuaris perusahaan
-    Menandatangani laporan operasional perusahaan
-    Menandatangani pengajuan pelaporan produk asuransi

Itulah sedikit informasi mengenai aktuaris dan hubungannya dengan perusahaan syariah. Aktuaris dan ekonomi syariah memang saling berhubungan. Sayangnya, profesi ini masih jarang diminati. Padahal, pekerjaan seorang aktuaris dapat membantu kemajuan industri syariah di Indonesia.

 

Artikel ditulis oleh Tim Advika, keterangan lebih lanjut hubungi e-mail info@advikamedia.com



Artikel Terkait


  2 tahun yang lalu
  2 tahun yang lalu
  2 tahun yang lalu
  2 tahun yang lalu

Komentar Artikel "Mengenal Peran Aktuaris dalam Bisnis Syariah"