Panduan Lengkap Investasi Emas di Pegadaian Syariah - Pegadaian Syariah
logo

Panduan Lengkap Investasi Emas di Pegadaian Syariah

10 bulan yang lalu      Investasi Emas
Panduan Lengkap Investasi Emas di Pegadaian Syariah

Emas adalah salah satu benda atau ornamen indah yang diciptakan Allah untuk kebutuhan manusia. Allah berfirman, “Sesungguhnya Allah memasukkan orang-orang beriman dan mengerjakan amal yang saleh ke dalam surga-surga yang di bawahnya mengalir sungai-sungai, di surga itu mereka diberi perhiasan dengan gelang-gelang dari emas dan mutiara, dan pakaian mereka adalah sutera.” (Q.S. Al-Hajj [22]: 23).

Para ahli tafsir berkata bahwa tatkala para raja di dunia menggunakan gelang dan mahkota, maka Allah berikan gelang dan mahkota itu kepada para ahli surga. Tidak ada seorang pun di surga yang tangannya tanpa tiga gelang, yakni gelang emas, gelang perak, dan gelang permata (Tafsir al Qurthubiy, juz. 12 halaman 28).

Betapa emas memiliki nilai yang tinggi di hadapan Allah. Sehingga, memilikinya sama saja dengan memiliki harta yang sangat berharga. Kita bisa cermati bahwa sejak masa Rasulullah sampai dengan hari ini, nilai emas cenderung stabil dan tetap terus berharga.

Dalam dunia fikih kontemporer, kepemilikan emas yang dikelola dengan tepat ini disebut dengan investasi emas. Emas diupayakan untuk dimiliki, emas dijadikan sebagai alat tukar (dalam konteks jual beli emas maupun menggunakan emas sebagai alat tukar dengan barang lainnya), dan emas bisa dipergunakan sebagai sarana pemenuhan kebutuhan sehari-hari.

Dalam rangka memberikan jalan kemudahan bagi masyarakat untuk melakukan investasi emas, Pegadaian Syariah mempersembahkan produk-produk investasi berbasis emas ini sesuai fungsi dan manfaat masing-masing. Berikut ini adalah panduan produk-produk berbasis investasi emas yang sudah tersedia di Pegadaian Syariah:

Tabungan Emas

Tabungan Emas adalah layanan pembelian dan penjualan emas dengan fasilitas titipan dengan harga yang terjangkau. Layanan ini memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk berinvestasi emas.

Keunggulan Tabungan Emas ini adalah tersedia di Kantor Cabang di seluruh Indonesia. Nasabah bisa melakukan pembelian emas ini dengan harga terjangkau, mulai dari berat 0,01 gram, dan didukung dengan layanan petugas yang profesional.
Tabungan Emas bisa menjadi alternatif investasi yang aman untuk menjaga portofolio aset. Selain itu, Pegadaian juga memberikan layanan dengan proses yang mudah dan cepat dicairkan untuk memenuhi kebutuhan dana Anda.

Berikut ini adalah prosedur pembukaan tabungan emas di pegadaian syariah:
Pertama, Anda bisa membuka rekening Tabungan Emas di Kantor Cabang Pegadaian dengan melampirkan fotokopi identitas diri (KTP/SIM/Passpor) yang masih berlaku. Kemudian, Anda diwajibkan mengisi formulir pembukaan rekening serta membayar biaya administrasi dan biaya fasilitas titipan.

Untuk proses pembelian emas, hanya dapat dilakukan dengan kelipatan 0,01 gram. Namun, jika Anda membutuhkan dana tunai, saldo titipan emas Anda dapat dijual kembali dengan minimal penjualan 1 gram.

Dan apabila Anda menghendaki fisik emas batangan, Anda dapat melakukan order cetak dengan pilihan 5gr, 10gr, 25gr, 50gr, dan 100gr dengan membayar biaya cetak sesuai kepingan yang dipilih.

Perlu diketahui juga bahwa penjualan emas kepada Pegadaian dan pencetakan emas batangan saat ini hanya dapat dilayani di kantor cabang tempat pembukaan rekening dengan menunjukkan Buku Tabungan dan identitas diri yang asli.

Mulia

Mulia adalah layanan penjualan emas batangan kepada masyarakat secara tunai atau angsuran dengan proses mudah dan jangka waktu yang fleksibel. Mulia dapat menjadi alternatif pilihan investasi yang aman untuk mewujudkan kebutuhan masa depan, seperti menunaikan ibadah haji, mempersiapkan biaya pendidikan anak, memiliki rumah idaman serta kendaraan pribadi.

Keunggulan Mulia yaitu prosesnya yang mudah dengan layanan yang juga professional. Sehingga layanan mulia ini bisa menjadi alternatif investasi yang aman untuk menjaga portofolio aset, sebagai aset, emas batangan sangat likuid untuk memenuhi kebutuhan dana mendesak.

Saat ini, Pegadaian menyediakan pilihan emas batangan dengan berat mulai dari 5 gram sampai dengan 1 kilogram. Selain dapat dimiliki melalui pembelian tunai, emas batangan pada layanan ini juga menyediakan sistem angsuran, kolektif (kelompok), ataupun arisan.

Uang muka pada layanan mulia ini yaitu mulai dari 10% s.d. 90% dari nilai logam mulia, dengan jangka waktu angsuran mulai dari 3 bulan s.d. 36 bulan.

Konsinyasi Emas

Konsinyasi Emas adalah layanan titip-jual emas batangan di Pegadaian sehingga menjadikan investasi emas milik nasabah lebih aman karena disimpan di Pegadaian. Keuntungan dari hasil penjualan emas batangan yang diberikan kepada Anda ini  membuat emas yang dimiliki lebih produktif.

Keunggulan dari Konsinyasi Emas ini adalah dikelola oleh PT Pegadaian (Persero) yang merupakan BUMN terpercaya, emas Anda juga terproteksi 100%, transparan dalam pengelolaan dan bisa menghasilkan keuntungan yang kompetitif dengan investasi lainnya.

Emas yang nasabah miliki bisa menghasilkan keuntungan, namun dengan memperhatikan beberapa ketentuan dari pegadaian, yaitu emas yang nasabah harus dibeli di Pegadaian sehingga dapat langsung dikonsinyasikan. Untuk pembelian secara angsuran, harus dilunasi terlebih dahulu sebelum akhirnya dapat dikonsinyasikan.

Jika emas yang dikonsinyasikan terjual, maka nasabah mendapatkan pembagian hasil penjualan ini. Pembayaran bagi hasil penjualan akan diberikan setelah emas pengganti diterima.

Jika emas yang dikonsinyasikan tidak sempat terjual, nasabah tidak rugi karena emas yang dimiliki mendapatkan tempat penitipan gratis yang diasuransikan sebagai jaminan keamanan selama dititipkan.

Barang konsinyasi bisa terjual hanya 1x per akad dengan setiap akadnya yang berlaku 3 bulan. Untuk penjualan berikutnya, nasabah harus menandatangani akad/kontrak konsinyasi baru lagi.

Demikianlah panduan lengkap investasi emas di Pegadaian Syariah, semoga keberadaan emas yang kita miliki, tidak menyebabkan kita riya’. Atas kepemilikan emas tersebut, kita harus bersyukur dengan cara mengeluarkan zakat emas jika telah mencapai haul dan nishab.

Allah berfirman, “Dan orang-orang yang menyimpan emas dan perak dan tidak menafkahkannya pada jalan Allah, maka beritahukanlah kepada mereka, (bahwa mereka akan mendapat) siksa yang pedih”. (QS. At Taubah: 34-35). Tafsir Jalalain menegaskan bahwa barang siapa yang menimbun emas dan perak serta tidak menafkahkannya ke jalan Allah dalam arti tidak menunaikan zakat dan tidak ditempatkan untuk jalan kebaikan, maka orang tersebut akan disiksa oleh Allah (Tafsir Jalalain, juz 1 halaman 245). Wallahu a'lam, semoga bermanfaat!

 

Artikel ditulis oleh Tim Advika, keterangan lebih lanjut hubungi e-mail info@advikamedia.com




Komentar Artikel "Panduan Lengkap Investasi Emas di Pegadaian Syariah"