Peluang Usaha Ternak Hewan Qurban - Pegadaian Syariah
logo

Peluang Usaha Ternak Hewan Qurban

10 bulan yang lalu    
Peluang Usaha Ternak Hewan Qurban

Hari Raya Idul Adha segera tiba, tepatnya pada tanggal 10 Dzulhijjah atau 1 September 2017, sehari setelah dilaksanakannya wukuf di Arafah. Hari Raya Idul Adha ini ditandai dengan Shalat Idul Adha dan penyembelihan hewan qurban, baik secara khusus yang dilaksanakan oleh jamaah haji maupun oleh umat Islam di berbagai penjuru dunia.

Allah berfirman, “Maka shalatlah untuk Rabbmu dan sembelihlah hewan (qurban).” (QS. Al Kautsar: 2). Qatadah, Atha’ dan Ikrimah memaknai ayat tersebut sebagai perintah Sholat Id pada hari an Nahr (hari penyembelihan hewan qurban), dan perintah untuk berqurban unta (jenis hewan yang diqurbankan saat itu). [Tafsir al Qurthubiy, juz 20 halaman 218].

Keberadaan Hari Raya Idul Adha ini membawa berkah tersendiri bagi peternak hewan qurban. Bahkan bagi yang bukan peternak pun bisa meraup berkah dari bisnis yang sifatnya musiman ini. Berikut ini adalah tips menjalankan usaha ternak hewan qurban:

Memilih Jenis Hewan Qurban

Hal pertama yang perlu Anda lakukan sebelum memulai bisnis atau usaha ternak hewan qurban adalah memilih jenis hewan qurban. Pemilihan jenis hewan qurban akan berdampak pada kenyamanan Anda terhadap keberadaan jenis hewan tersebut, penyiapan kandang, jenis makanan, strategi pemasaran, pemilihan tim usaha, cara dan biaya perawatan, dan tentu penataan risiko bisnisnya.

Pemilihan jenis hewan qurban akan menentukan seberapa besar modal yang harus Anda siapkan untuk berbisnis. Selain itu, pemilihan jenis hewan qurban ini juga akan memberikan gambaran seberapa besar marjin keuntungan yang akan diambil.

Khusus di Indonesia, jenis hewan qurban merupakan jenis hewan yang hampir selalu dibutuhkan masyarakat sepanjang tahun, terutama di musim qurban. Jenis ternak yang paling populer adalah kambing, domba, dan sapi. Ada jenis hewan lain yang sebenarnya bisa dijadikan sebagai hewan qurban, namun tidak lazim di masyarakat, seperti kerbau. Sedangkan di Indonesia tidak lazim ada ternak unta.

Sapi, kambing, dan domba ini juga menjadi hewan paling populer dibutuhkan masyarakat untuk konsumsi sehari-hari, untuk menu di warung makan, untuk aqiqah, hajatan untuk pernikahan, khitan, dan lain-lain. Jadi, selain untuk usaha musiman seperti Hari Raya Qurban, jenis hewan ini tetap dibutuhkan masyarakat. Ini merupakan peluang yang bagus dari sisi produk usaha.

Mencermati Potensi Pasar

Hal yang tidak kalah pentingnya adalah kemampuan Anda untuk mencermati kebutuhan pasar. Jika Anda yakin bisa menyasar pasar masyarakat kalangan atas, hewan yang dibutuhkan untuk qurban adalah sapi. Namun, jika ingin menyasar pasar masyarakat kalangan menengah, hewan yang dibutuhkan adalah kambing atau domba.

Masing-masing pasar memiliki karakteristik masing-masing. Pasar masyarakat kalangan atas cenderung ingin dilayani dan ingin terima beres, sehingga Anda perlu usaha berlebih untuk melakukan deal penjualan. Namun, tentu saja akan sepadan dengan profit yang diperoleh. Anda juga harus menyesuaikan diri dengan karakteristik pasar masyarakat kalangan menengah yang tidak terlalu memposisikan diri ingin selalu dilayani. Hal ini akan berdampak pada proses dan strategi penjualan secara keseluruhan.

Dan perlu Anda ketahui bahwa qurban adalah bagian dari ibadah. Ketika seorang Muslim sudah meniatkan ibadah qurban, maka ia tidak akan kaget jika harga hewan ternaknya menjadi lebih tinggi dari biasanya. Ini potensi pasar yang bagus.

Tempat Strategis

Tempat yang strategis menjadi salah satu hal yang sangat menentukan lancarnya usaha Anda. Tempat ternak yang strategis bisa berfungsi sebagai etalase produk hewan qurban yang Anda jual. Meskipun saat ini dunia pemasaran sudah serba online, tempat strategis tetap sangat penting untuk diperhatikan, apalagi jika terkait dengan kenyamanan calon pembeli, misalnya untuk melakukan kunjungan langsung untuk melihat hewan yang akan dibelinya.

Tempat strategis di sini termasuk tempat yang nyaman, ada pada lokasi yang sering dilewati orang, kandang yang bersih, rapi, disediakan tempat duduk yang nyaman untuk calon pembeli, bahkan parkir yang nyaman juga bisa menyebabkan calon pembeli yang lewat untuk mampir melihat hewan qurban.

Strategi Pemasaran

Dalam dunia modern ini, semua komunikasi serba online. Media online bisa menjangkau pasar yang dekat maupun jauh. Media online bisa menyebabkan bisnis semakin efektif dan  efisien karena komunikasi bisa lebih cepat, biaya-biaya pemasaran bisa terpangkas signifikan.

Anda bisa menyiapkan media promosi seperti brosur, tulisan untuk disebarkan, bahkan bisa menyiapkan website (gratis maupun berbayar). Anda bisa jualan lewat media sosial seperti Instagram, Facebook, LINE atau Twitter. Anda bisa terus jualan kapan saja dan di mana saja.

Diversifikasi harga juga bisa menyebabkan jualan Anda menjadi unik. Anda bisa menyediakan berbagai jenis hewan qurban dengan berbagai alternatif harga, dari harga yang paling ekonomis sampai yang paling mahal. Dengan demikian, calon pembeli akan memiliki lebih banyak alternatif pilihan dalam menentukan keputusan pembelian.

Modal Usaha

Salah satu hal utama yang harus ada pada sebuah bisnis adalah modal usaha. Namun, modal usaha ini tidak harus berupa uang cash. Jika Anda tidak punya modal, Anda bisa menawarkan diri untuk menjadi tenaga pemasar usaha ternak hewan qurban milik rekan Anda. Dengan demikian, Anda bisa berpotensi memperoleh keuntungan melalui bisnis hewan qurban tanpa harus mengeluarkan modal.
Jika Anda sudah memiliki emas atau barang yang bisa digadaikan, Pegadaian Syariah juga siap menjadi solusi untuk memenuhi kebutuhan Anda. Anda bisa menggadaikan emas atau barang Anda ke Pegadaian Syariah agar Anda bisa memperoleh dana untuk modal usaha Anda melalui layanan Pembiayaan RAHN (Gadai Syariah).

Pinjaman (Mahrun Bih) pada Pembiayaan RAHN ini mulai dari Rp. 50.000,- hingga Rp. 500.000.000,- atau lebih, dengan proses yang tidak memakan waktu lama sehingga dana yang anda butuhkan bisa cepat cair.

Untuk jangka waktu pinjaman, Pegadaian Syariah memberikan jangka waktu maksimal 120 hari. Namun, jika Anda belum mampu melunasinya, Anda bisa memperpanjangnya dengan cara membayar mu’nah-nya saja atau dengan cara membayar mu’nah dan mengangsur sebagian uang pinjaman.

Tentu saja, modal paling utama yang Anda miliki adalah diri Anda sendiri, yakni kemauan kuat, kemampuan Anda berbisnis, jaringan yang sudah Anda miliki, kemampuan Anda untuk berkomunikasi secara efektif, kemampuan penjualan, dan sikap sifat baik Anda sebagai penjual yang jujur dan amanah.

Akhirnya, selamat memulai dan menikmati usaha ternak hewan qurban. Bisnis Anda menjadi pendukung terpenuhinya ibadah qurban serta pemenuhan kebutuhan masyarakat sehari-hari. Semoga menjadi bisnis dan amal yang barakah. Amin.

 

Artikel ditulis oleh Tim Advika, keterangan lebih lanjut hubungi e-mail info@advikamedia.com



Artikel Terkait


  2 tahun yang lalu
  2 tahun yang lalu
  2 tahun yang lalu
  2 tahun yang lalu

Komentar Artikel "Peluang Usaha Ternak Hewan Qurban"