3 Cara Investasi Syariah yang Paling Menguntungkan - Pegadaian Syariah
logo

3 Cara Investasi Syariah yang Paling Menguntungkan

5 bulan yang lalu    
3 Cara Investasi Syariah yang Paling Menguntungkan

Bahasan mengenai investasi selalu menarik karena berkaitan langsung dengan sumber penghasilan hidup. Bagi kamu yang memang memiliki minat kuat investasi di bidang syariah, akan kita bedah beberapa cara investasi syariah yang paling menguntungkan. Namun, sebelum itu mari kita cermati definisi investasi syariah.

Secara umum, investasi adalah menanamkan modal untuk melakukan usaha tertentu dalam rangka mencapai keuntungan. Sedangkan investasi syariah adalah investasi yang dijalankan sesuai syariah. Modal dalam investasi berbasis syariah tidak hanya berupa harta, namun bisa berupa hal lain dalam rangka menghadirkan keuntungan.

Ulama klasik memberikan rumus bahwa keuntungan itu sah hadir melalui transaksi bisnis berbasis jual beli. Jika skemanya kongsi, maka tidak bisa ada keuntungan hadir sampai ada transaksi jual belinya. Jika transaksi motif profit mengambil keuntungan tanpa melalui jual beli, maka transaksi tersebut tidak sesuai syariah.

Kitab Fathul Qarib dan berbagai kitab klasik lainnya membagi jenis objek jual beli menjadi dua, yakni ayn (barang yang bisa dilihat) dan manfa’ah (manfaat). Objek manfaat dibagi menjadi dua, yakni manfaat dari barang (sewa) dan manfaat dari perbuatan (jasa).

Pemahaman mengenai rumus dagang tersebut memudahkan kamu memahami sendiri tentang cara menghadirkan keuntungan. Pada kesempatan ini, pemahaman sederhana dari cara investasi yang paling menguntungkan bisa dipilah menjadi 3 cara, yakni investasi bermodal ilmu, investasi bermodal amal dan investasi bermodal harta.

Dari ketiga cara investasi syariah tersebut, semuanya memiliki prinsip bahwa amal atau modal baik sebiji dzarrah pasti akan dibalas setimpal, bahkan lebih. Sedangkan amal buruk sebiji dzarrah juga akan memperoleh balasan setimpal.

 

  • Investasi Bermodal Ilmu

Investasi ilmu ini merupakan cara investasi syariah paling mudah sekaligus menguntungkan. Modal yang dikeluarkan bisa mulai dari tanpa modal sampai dengan modal banyak jika ilmu diperoleh dengan membayar, misalnya sekolah yang menghabiskan biaya tidak sedikit.

Cara berinvestasi ilmu sederhana. Teruslah cari ilmu, dari buaian sampai liang lahat. Kamu bisa menjadi seorang spesialis di bidang ilmu tertentu, atau meniru ulama klasik yang ahli di banyak ilmu sekaligus.

Tidak dapat dipungkiri bahwa ketika kamu sudah memiliki banyak ilmu, maka keuntungan akan mudah diperoleh dengan modal kecil, bahkan tanpa modal karena modalnya adalah pengetahuan dan keahlian. Kamu bisa menawarkan jasa kepada pihak yang membutuhkan jasa. Misalnya, kamu bisa menjadi konsultan.

Itulah investasi ilmu. Modal pengetahuan, namun bisa menghadirkan keuntungan berlipat. Namun, ketika kamu sudah punya ilmu, jangan lupa terus melakukan amal dan terus meningkatkan keimanan. Ilmu, iman, dan amal merupakan tiga serangkai yang harus ada dan saling melengkapi satu sama lain.

Ketika kamu sudah menguasai dan melakukan ketiganya, niscaya keuntungan besar menanti, baik finansial maupun nonfinansial. Demikian janji Al-Qur’an. Apalagi ilmu yang bermanfaat merupakan amal jariyah yang pahalanya terus mengalir bahkan sampai di hari akhir kelak. Dengan demikian investasi ilmu ini tak hanya modal untuk investasi di dunia saja, namun juga di akhirat. 

  • Investasi Bermodal Amal

Kedua, investasi bermodal amal. Investai bermodal amal yang dimaksud di sini adalah melakukan dan meninggalkan amal perbuatan yang baik, memiliki rekam jejak yang baik ketika kamu melakukan aktivitas sehari-hari. Amal baik ini bisa berupa hal yang sifatnya material maupun nonmaterial, baik dari sisi dunia maupun urusan akhirat.

Amal perbuatan baik akan terbalas dengan baik, amal perbuatan buruk akan terbalas dengan buruk. Bahkan sejatinya setiap perbuatan itu akan kembali dan berdampak kepada diri kita sendiri.

Kunci utama dari investasi amal dimulai dengan iman dan takwa kepada Allah. Iman adalah meyakini dengan hati, mengikrarkan dengan lisan dan menjalankannya dengan perbuatan. Ketika kita percaya kepada Allah, maka tentu harus memiliki keyakinan sampai dengan menjalankan semua ajaran Allah.

Sedangkan takwa adalah menjalankan semua perintah dan menjauhi semua larangan-Nya. Al-Qur’an telah merumuskan bahwa ketika kita bertakwa, maka akan diberikan jalan keluar atas persoalan dan diberikan rezeki yang tiada terkira.

Buah utama dari iman dan takwa adalah akhlak. Investasi akhlak baik yang paling penting dalam bisnis kamu adalah kepercayaan. Kepercayaan ini memang mahal harganya. Gara-gara kepercayaan, integritas dan hubungan baik, bisa muncul rezeki atau keuntungan yang tidak diperkirakan, baik rezeki finansial maupun nonfinansial.

  • Investasi Bermodal Harta

 Cara investasi syariah yang populer adalah investasi bermodal harta, baik harta berupa barang maupun uang. Investasi harta ini akan dominan melibatkan perhitungan matematis yang kasat mata bisa diperkirakan hasilnya. Namun, investasi harta juga harus memiliki ruh di sisi akidah dan akhlak, agar barakah.

Investasi harta sesuai syariah ini caranya sederhana, yakni melakukan investasi di bidang apapun asalkan tidak menjalankan transaksi terlarang. Transaksi terlarang dalam investasi syariah meliputi transaksi zat haram, riba (meminta kelebihan pengembalian atas pinjaman), gharar (ketidakjelasan atas transaksi yang seharusnya bisa diperjelas), maisir (spekulasi yang terlarang), zhalim dan maksiat.

Pada investasi harta ini, ada beberapa instrumen investasi yang saat ini sudah berbasis syariah. Penggunaan berbagai instrumen ini akan tergantung dari tipe investor dan selera investasinya. Tidak bisa dipastikan bahwa instrumen investasi syariah tertentu akan otomatis lebih menguntungkan ketika kamu yang menjalankan dibanding orang lain.

Sebagian orang memiliki keyakinan bahwa investasi syariah yang paling baik dan menguntungkan adalah memberikan modal kerja kepada orang lain. Modal kerja untuk usaha produktif biasanya memberikan imbal hasil yang bisa jauh lebih tinggi dibandingkan dengan investasi di sektor keuangan syariah. Namun tentu saja ada risiko tinggi yang juga harus dihadapi semua pihak yang berkongsi. Harus siap rugi.

Investasi syariah yang juga dianggap menguntungkan adalah ketika memiliki tanah atau property, bahwa bisnis ini memiliki kenaikan harga yang signifikan tinggi dari tahun ke tahun. Apalagi jika tanah atau properti yang kamu miliki ada pada lahan strategis.

Ada juga yang merasa lebih suka investasi syariah dengan cara kepemilikan emas, oleh karena ada tren kenaikan harga emas dan barangnya likuid, mudah diperjualbelikan dan sifatnya universal. Di manapun emas berada, dianggap sebagai barang berharga. Jika ini yang menjadi pilihanmu untuk investasi syariah, Pegadaian Syariah memberikan kemudahan bagi kamu untuk memliki emas lewat Tabungan Emas. Karena mulai dari Rp 5.000-an, kamu sudah bisa memiliki emas mulai dari 0,01 gram.

Tidak ada patokan baku terkait instrumen investasi syariah di sisi harta dan keuangan ini karena akan sangat tergantung pada tipe dan selera investornya. Yang harus dipastikan dari transaksi harta ini adalah mari gunakan instrumen berbasis syariah. Jika ke lembaga keuangan juga harus ke lembaga keuangan syariah, salah satunya Pegadaian Syariah.

Demikian 3 cara investasi syariah yang paling menguntungkan, silahkan dipilih dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Semoga berkah. Amin.

 

Artikel ditulis oleh Tim Advika, keterangan lebih lanjut hubungi e-mail info@advikamedia.com



Artikel Terkait


  2 tahun yang lalu
  2 tahun yang lalu
  2 tahun yang lalu
  2 tahun yang lalu

Komentar Artikel "3 Cara Investasi Syariah yang Paling Menguntungkan"