4 Cara Mendapatkan Pinjaman Modal Usaha Syariah - Pegadaian Syariah
logo

4 Cara Mendapatkan Pinjaman Modal Usaha Syariah

5 bulan yang lalu    
4 Cara Mendapatkan Pinjaman Modal Usaha Syariah

Pinjaman menurut syariah adalah harta yang diperoleh seseorang untuk dikembalikan sebesar jumlah yang diperoleh, tanpa ada kelebihan dalam pengembalian. Ketika kamu ingin memperoleh harta (barang atau dana) sebagai modal untuk keperluan usaha sesuai syariah, maka kamu bisa menggunakan transaksi bermotif bisnis, yakni kongsi.

Ketika kamu ingin memperoleh pinjaman modal usaha syariah, terlebih dulu perhatikan definisi usaha dan risiko dalam kongsi usaha, agar akurat dalam pelaksanaannya. Kongsi usaha adalah transaksi percampuran antara modal usaha dengan pengusaha dalam mengerjakan proyek tertentu yang bertujuan untuk memperoleh keuntungan.

Sebagaimana lazimnya sebuah bisnis, risiko yang mungkin terjadi adalah untung, rugi atau impas. Oleh karena transaksi usaha memiliki risiko rugi, maka wajar saja jika pihak pemilik modal usaha harus melakukan seleksi kepada kamu jika kamu ingin memperoleh modal usaha dari pemodal tersebut.

Kamu bisa mencermati beberapa hal berikut yang menjadi pertimbangan pemodal akan memberikan modal kepada kamu. Paling tidak, ada 4 hal yang bisa kamu pahami agar bisa memperoleh modal usaha dari investor atau pihak yang berkongsi.

Pertama, miliki karakter yang baik. Kalau kamu ingin memperoleh modal usaha baik dari individu maupun dari lembaga keuangan syariah, hal pertama dan utama yang perlu kamu pastikan adalah karakter kamu. Kamu buktikan bahwa kamu memiliki kejujuran, itikad baik, integritas, tanggung jawab, kecakapan, transparan, adil dan sikap baik lainnya.

Karakter kamu akan hadir di sepanjang hidup kamu. Pihak pemberi modal bisa mengecek rekam jejak kamu terutama ketika kamu sudah menjalani pekerjaan yang sifatnya profesional. Hal ini menjadi sangat penting, apalagi jika bersinggungan dengan lembaga keuangan syariah.

Bersihkan diri kamu dari daftar hitam nasional dalam pembiayaan atau kredit. Untuk memastikannya, kamu bisa mengecek rekam jejak ini melalui informasi debitur Sistem Layanan Informasi Keuangan (Ideb SLIK) yang ada di website Otoritas Jasa Keuangan. Aplikasi ini merupakan pengganti dari BI Chekcing. Jika masih ada sisa hutang yang melebihi jatuh tempo, segera bayar, agar rekam jejak kami menjadi bersih kembali.

Kedua, miliki kemampuan bisnis yang baik. Kamu bisa membuktikan hal ini ketika kamu sudah punya bisnis yang dijalankan selama 1 atau 2 tahun. Jika kamu sama sekali belum pernah punya usaha, kamu bisa melakukan pendekatan personal, membangun jaringan, membangun komunitas. Pemodal akan melihat aktivitas kamu dari interaksinya di komunitas dan dalam keseharian kamu. Jika kamu bisa menunjukkan sikap baik, karakter baik, kemauan kuat, kemampuan dan potensi bagus dalam bisnis, tidak menutup kemungkinan kamu bakal memperoleh modal usaha dari jejaring kamu.

Jika kamu sama sekali belum pernah punya usaha namun saat ini bekerja sebagai pegawai tetap di instansi pemerintah atau swasta, maka ada lembaga keuangan syariah yang bisa memberikan modal usaha dengan agunan SK Pegawai Tetap yang kamu punya.

Ketiga, siapkan agunan. Agunan diperlukan jika kamu ingin memperoleh modal kerja dari lembaga keuangan syariah. Agunan bentuknya bisa bermacam-macam, mulai dari logam mulia, emas perhiasan, barang elektronik, BPKB, dan lain sebagainya. SK (Surat Keputusan) Pegawai Tetap di instansi kamu bekerja juga bisa dijadikan sebagai agunan untuk produk pembiayaan khusus.

Bagi kamu yang usahanya sudah berjalan selama 1 tahun, kamu bisa mengajukan pembiayaan untuk memperoleh modal usaha dari Pegadaian Syariah dengan agunan berupa BPKB kendaraan bermotor, yakni Pembiayaan Arrum BPKB. Pembiayaan Arrum (Ar Rahn Untuk Usaha Mikro) yang memudahkan kamu untuk mendapatkan modal usaha dengan jaminan kendaraan. Kendaraan tetap bisa kamu pakai sehingga dapat kamu gunakan untuk mendukung usaha sehari-hari.

Keempat, memilih pemodal yang tepat. Pemodal pun harus diseleksi. Kamu bisa memilih pemodal berdasarkan profesi calon pemberi modal atau jenis lembaga keuangannya. Hal ini penting bagi kamu karena sumber harta halal akan menentukan kemanfaatan dan keberkahan usaha kamu.

Jika modal usaha yang kamu harapkan adalah dari individu, kamu bisa mencermati profesi kesehariannya. Pastikan bahwa sumber rezeki keseharianya adalah dari sumber yang halal. Kamu bisa menghindari individu yang kesehariannya hanya bekerja di lembaga riba atau bisnis haram lainnya.

Jika modal usaha yang kamu harapkan adalah dari lembaga keuangan, pilih lembaga keuangan syariah, agar transaksinya sesuai syariah. Selain itu, pilihlah lembaga keuangan syariah yang memiliki jaringan kantor yang banyak, perusahaannya kredibel, apalagi jika milik pemerintah, persyaratannya tidak menyulitkan, prosesnya mudah, cepat dan layanannya baik.

Demikian 4 cara yang bisa kamu lakukan untuk mendapatkan pinjaman modal usaha sesuai syariah. Jika kamu sudah memperoleh modal usaha yang kamu harapkan, jangan lupa kamu harus memenuhi amanah dengan cara menjalankan usaha dengan baik, catat uang masuk dan keluar, laporkan hasilnya, lakukan angsuran sesuai jadwal, agar ke depan kamu tetap dipercaya dan diberikan modal usaha lagi jika kamu membutuhkan.

 

Artikel ditulis oleh Tim Advika, keterangan lebih lanjut hubungi e-mail info@advikamedia.com



Artikel Terkait


  2 tahun yang lalu
  2 tahun yang lalu
  2 tahun yang lalu
  2 tahun yang lalu

Komentar Artikel "4 Cara Mendapatkan Pinjaman Modal Usaha Syariah"