Berbagai Manfaat Puasa Bagi Kesehatan Tubuh Manusia - Pegadaian Syariah
logo

Berbagai Manfaat Puasa Bagi Kesehatan Tubuh Manusia

7 bulan yang lalu    
Berbagai Manfaat Puasa Bagi Kesehatan Tubuh Manusia

Puasa Ramadan adalah aktivitas untuk tidak makan, minum, dan menghindari hal-hal yang membatalkan puasa sejak terbit fajar sampai terbenamnya matahari. Meskipun menahan makan, minum, dan hal yang membatalkan puasa selama 12-13 jam, ternyata puasa itu menyehatkan tubuh manusia.

Sebelum mengurai berbagai manfaat puasa bagi kesehatan tubuh manusia, mari cermati dulu aktivitas puasa, terutama terkait makan dan minum. Pada saat kita berpuasa, tubuh mengalami perubahan siklus makan dan minum. Tubuh memerlukan waktu 8 jam untuk menyerap makanan terakhir yang masuk ke dalam tubuh, sehingga tepat kiranya jika kita dianjurkan mengakhirkan makan sahur dan menyegerakan berbuka. Artinya, Allah SWT memang telah mengatur bahwa waktu puasa adalah pas, dalam rangka mengatur siklus masuknya nutrisi ke dalam tubuh manusia.

Sumber energi utama dalam tubuh adalah gula yang tersimpan di hati dan otot. Itu dalam kondisi normal. Ketika kamu menjalankan puasa, maka simpanan gula dipergunakan untuk menghasilkan energi yang diperlukan tubuh. Setelah gula dipergunakan, maka yang menjadi sumber energi berikutnya adalah lemak, dan ini bisa mengurangi berat badan.

Ketika berbagai sumber energi tersebut tidak cukup, maka tubuh akan membakar protein otot untuk menghasilkan energi. Fase ini disebut dengan fase lapar. Fase ini hanya akan dialami oleh orang yang memang berpuasa berhari-hari tanpa berbuka puasa.

Itulah proses yang terjadi di dalam tubuh kamu ketika kamu sedang berpuasa. Selanjutnya mari kita urai tentang manfaat puasa bagi kesehatan tubuh manusia, baik sisi jiwa maupun raga. Lalu, apa saja manfaat puasa bagi kesehatan tubuh manusia?

Pertama, menjaga metabolisme dan sistem pencernaan. Sebagaimana ritme dari puasa, tubuh kita diatur oleh jadwal puasa. Kita dijadwalkan mengakhirkan sarapan sebelum subuh dan menyegerakan makan ketika terbenam matahari agar pola makan bisa teratur. Puasa bisa mencegah penyakit pada maagh, dan mengatur nutrisi yang diolah tubuh. Irama ini ternyata tetap menjaga agar metabolisme lemak, karbohidrat dan protein tetap stabil.

Puasa jelas bisa membantu menjaga bahkan menurunkan berat badan dengan cepat, oleh karena timbunan lemak di dalam tubuh menjadi berkurang. Puasa juga bisa menyebabkan kita selektif dalam memilih makanan dan minuman, terutama ketika saat berbuka dan santap sahur.

Selama kita berpuasa di siang harinya, organ-organ pencernaan akan istirahat. Namun, fungsi pencernaan tetap berjalan normal terutama dalam rangka menjaga keseimbangan cairan yang ada dalam tubuh. Oleh karena berpuasa, maka sistem pencernaan akan menjadi lebih efisien dan kecil kemungkinannya untuk mengembangkan penyakit.

Perhatikan juga bahwa pada saat kita berpuasa, maka tubuh kita dapat melakukan proses regenerasi (pembaharuan sel) dengan baik. Artinya, sel-sel baru akan terbentuk menggantikan sel-sel lama. Hal ini menyebabkan organ tubuh kita menjadi lebih baru, lebih segar, lebih muda.

Kedua, detoksifikasi menjadi optimal. Detoksifikasi adalah pembuangan zat-zat beracun yang tidak diperlukan tubuh. Puasa menyebabkan detoksifikasi menjadi optimal oleh karena tubuh tidak dibebani untuk mengolah makanan yang banyak oleh karena adanya makan di siang hari, baik makanan besar maupun makanan ringan seperti cemilan.

Sebagian zat racun disimpan di dalam lemak tubuh, dan lemak ini akan dibakar. Pembakaran lemak ini semakin meningkat selama kita berpuasa berkelanjutan. Zat-zat yang tidak lagi diperlukan oleh tubuh kita (sisa dan sampah dari metabolisme tubuh) seperti gula, kolesterol, trigleserida dan garam bisa dibuang secara optimal sehingga tidak menimbulkan penyakit kencing manis dan darah tinggi.

Ketiga, mengurangi gula darah dan hipertensi. Selama kita berpuasa, maka tubuh kita meningkatkan pemecahan glukosa agar tubuh bisa memperoleh energi yang dipergunakan beraktivitas sehari-hari. Produksi insulin akan berkurang dan terjadilah produksi glukagon untuk memfasilitasi pemecahan glukosa sehingga puasa ini bisa menyebabkan berkurangnya gula darah.

Puasa menyebabkan metabolisme kita menjadi lebih stabil, sehingga bisa menurunkan tekanan darah. Secara medis, puasa bisa membantu mengurangi risiko tersumbatnya arteri oleh partikel lemak yang menyebabkan darah tinggi.

Keempat, meningkatkan kekebalan tubuh. Pada saat puasa, maka terjadilah pembakaran lemak dan detoksifikasi. Inilah proses pengurangan timbunan lemak dalam tubuh serta proses membuang racun atau penyakit atau zat lain yang tidak diperlukan oleh tubuh. Pola detoksifikasi ini menjadi optimal apalagi di siang harinya kita tidak membebani sistem pencernaan tubuh dengan makanan baru yang menambah kejenuhan proses metabolisme.

Perhatikan, pada saat berbuka puasa, orang cenderung memilih makanan dan minuman yang serba segar termasuk buah-buahan yang mengandung air. Hal ini akan meningkatkan asupan vitamin dan mineral. Buah-buahan merupakan nutrisi bagus sebagai sumber zat antioksidan yang bermanfaat untuk membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Kelima, mengurangi peradangan. Berpuasa yang diiringi pola makan yang sehat, jenis makanan yang sehat sejak sahur sampai berbuka akan memperbaiki kondisi radang sendi, radang usus besar, alergi, rematik sampai penyakit kulit khusus. Hal ini wajar terjadi karena beban usus akan berkurang dibanding hari-hari biasa.

Berpuasa juga bisa mengurangi terjadinya radang tenggorokan, apalagi jika kamu rutin minum air hangat sebagai minuman terakhir pada saat berbuka. Kotoran atau minyak yang tertinggal di tenggorokan akan dibersihkan oleh air hangat. Jangan heran, ketika kamu minum air hangat ini secara rutin sebagai penutup sahur, maka rasa haus selama berpuasa akan berkurang drastis.

Keenam, menjadi lebih sabar dan lebih bisa menahan emosi. Dengan berpuasa, mau tidak mau kita harus menahan diri dari segala yang membatalkan puasa. Kita diatur agar mampu menahan nafsu makan minum serta nafsu lainnya yang negatif. Kita diberi kesempatan Allah untuk menata jiwa kita agar lebih matang. Kemampuan menahan emosi ini akan berdampak di seluruh kehidupan kita baik dari sisi jasmani maupun rohani.

Pada saat kita bersabar dan bisa menahan nafsu, maka kadar zat kathekolamin menjadi rendah. Sebaliknya pada saat kita marah, maka kadar zat kathekolamin menjadi tinggi yang berakibat pada meningkatnya denyut jantung, pembuluh darah menyempit dan alirannya bisa terhambat.

Demikianlah uraian mengenai berbagai manfaat puasa bagi kesehatan tubuh manusia. Ketika kita menyadari betapa metabolisme tubuh ini terjaga pada saat berpuasa, maka berpuasa kita akan terasa lebih nikmat dan penuh hikmah.

 

Artikel ditulis oleh Tim Advika, keterangan lebih lanjut hubungi e-mail info@advikamedia.com



Artikel Terkait


  2 tahun yang lalu
  2 tahun yang lalu
  2 tahun yang lalu
  2 tahun yang lalu

Komentar Artikel "Berbagai Manfaat Puasa Bagi Kesehatan Tubuh Manusia"