Jenis-Jenis Pinjaman di Pegadaian Syariah dengan Jaminan BPKB Motor - Pegadaian Syariah
logo

Jenis-Jenis Pinjaman di Pegadaian Syariah dengan Jaminan BPKB Motor

5 bulan yang lalu    
Jenis-Jenis Pinjaman di Pegadaian Syariah dengan Jaminan BPKB Motor

Saat ini, kendaraan bermotor sudah menjadi satu kebutuhan utama manusia. Aktivitas manusia tak lepas dari kendaraan bermotor, baik milik sendiri maupun milik orang lain (kendaraan umum). Secara fikih, kebutuhan penting berupa kendaraan ini bisa masuk dalam kategori hajiyat , yakni jika sesuatu itu tidak ada, maka tidak akan menimbulkan kemusnahan, namun akan menghadirkan kesulitan dan kesempitan.

Dewasa ini, cara memiliki kendaraan bermotor beranekaragam. Tidak ada larangan dalam memenuhi kebutuhan kendaraan bermotor tersebut, boleh memilikinya secara tunai, boleh juga memilikinya dengan pembayaran tempo atau secara angsuran. Selain itu, kendaraan bermotor pun bisa dijadikan sebagai agunan atau jaminan saat butuh dana cepat untuk kebutuhan produktif maupun konsumtif.

Salah satu lembaga keuangan syariah yang menawarkan solusi kebutuhan dana cepat dengan jaminan kendaraan bermotor adalah Pegadaian Syariah. Ada 2 cara gadai bpkb motor di Pegadaian Syariah, yakni pembiayaan Rahn (Gadai Syariah) dan pembiayaan Arrum BPKB.

 

Rahn (Gadai Syariah)

Pembiayaan Rahn (Gadai Syariah) adalah solusi tepat kebutuhan dana cepat yang sesuai syariah. Prosesnya cepat hanya dalam waktu 15 menit dana cair dan penyimpanan agunannya aman. Salah satu jaminan yang diterima adalah barang elektronik dan barang bergerak lainnya yg mempunyai harga pasaran setempat.

Ada banyak keunggulan dari produk ini. Pertama, layanan Rahn yang tersedia di outlet Pegadaian Syariah yang tersebar di seluruh Indonesia. Pegadaian Syariah juga merupakan unit bisnis Pegadaian, perusahaan milik negara, sehingga kredibilitasnya terjaga.

Prosedur pengajuannya juga sangat mudah. Calon nasabah hanya perlu membawa agunan dan fotokopi KTPke outlet Pegadaian. Setelah itu barang agunan ditaksir nilainya, kemudian ditentukan biaya pemeliharaannya.

Proses pinjaman juga sangat cepat, hanya butuh 15 menit, dana sudah bisa dicairkan langsung. Perlu diketahui juga bahwa nilai pinjaman mulai dari 50 ribu rupiah sampai 200 juta rupiah atau lebih.

Jangka waktu pinjaman maksimal 4 bulan atau 120 hari. Pembiayaan ini dapat diperpanjang dengan cara membayar mu’nah pemeliharaan (biaya pemeliharaan) saja atau mengangsur sebagian uang pinjaman. Pelunasan atas pinjaman tersebut dapat dilakukan sewaktu-waktu dengan perhitungan mu’nah pemeliharaan selama masa pinjaman. Nasabah juga tidak perlu membuka rekening karena bisa menerima pinjaman dalam bentuk tunai atau non tunai.

BPKB kendaraan bermotor juga tersimpan aman di Pegadaian Syariah. Hal ini sangat penting diperhatikan agar agunan benar-benar aman dari kecurangan yang bisa dilakukan oleh penerima gadai.

Persyaratannya pun mudah. Kamu cukup menyiapkan fotokopi KTP atau identitas resmi lainnya, menyerahkan barang jaminan, kemudian barang agunan tersebut ditaksir nilainya.

 

Arrum BPKB

Pembiayaan berikutnya yang melibatkan kendaraan bermotor adalah pembiayaan Arrum BPKB. Pembiayaan ini memudahkan para pengusaha kecil untuk mendapatkan pembiayaan tambahan untuk usaha dengan jaminan surat-surat kendaraan. Kendaraan tetap pada pemiliknya sehingga dapat digunakan untuk mendukung usaha sehari-hari, sehingga kamu tetap bisa memaksimalkan daya guna kendaraan yang ada.

Keunggulan pertama dari produk ini adalah layanan Arrum yang tersedia di outlet Pegadaian Syariah yang tersebar di seluruh Indonesia. Kemudian, prosedur pengajuan pinjamannya juga tergolong mudah. Kamu cukup menyiapkan agunan BPKB kendaraan bermotor. Proses pinjaman hanya butuh 3 hari, tidak bertele-tele.

Sementara itu, biaya mu'nah pemeliharaan (biaya pemeliharaan) rata-rata hanya 0,7% dari nilai jaminan. Pilihan jangka waktu pinjaman juga beranekaragam, mulai dari 12, 18, 24, sampai 36 bulan. Pelunasan juga dapat dilakukan sewaktu-waktu tergantung ketersediaan dana yang kamu miliki.

Persyaratannya pun mudah, yakni memiliki usaha yang memenuhi kriteria kelayakan serta telah berjalan 1 (satu) tahun. Siapkan pula fotokopi KTP dan Kartu Keluarga, dan kamu bisa menyerahkan dokumen kepemilikan kendaraan bermotor (BPKB asli, fotokopi STNK dan Faktur Pembelian).

Ada kesamaan dari kedua produk tersebut yakni dari sisi skema transaksinya, yakni menggunakan skema rahn dan pinjaman. Pada skema rahn , Pegadaian Syariah mengenakan biaya pemeliharaan yang harus ditanggung pemilik dana. Selanjutnya Pegadaian Syariah memberikan pinjaman yang sesuai permintaan nasabah tanpa dipotong sepeserpun dan langsung diberikan kepada Nasabah. Hal ini diperbolehkan oleh Syariah Islam. Hanya saja, keduanya memiliki fitur produk yang berbeda.

Demikian cara gadai BPKB kendaraan bermotor di Pegadaian Syariah. Semoga bermanfaat!

 

Artikel ditulis oleh Tim Advika, keterangan lebih lanjut hubungi e-mail info@advikamedia.com



Artikel Terkait


  2 tahun yang lalu
  2 tahun yang lalu
  2 tahun yang lalu
  2 tahun yang lalu

Komentar Artikel "Jenis-Jenis Pinjaman di Pegadaian Syariah dengan Jaminan BPKB Motor"