Ketahui Perencanaan Bisnis Syariah yang Tepat - Pegadaian Syariah
logo

Ketahui Perencanaan Bisnis Syariah yang Tepat

3 bulan yang lalu    
Ketahui Perencanaan Bisnis Syariah yang Tepat

Tak akan ada perencanaan hebat kecuali yang melibatkan campur tangan Allah, termasuk dalam hal bisnis syariah. Allah berfirman dalam Al-Qur’an Surat Al-Qashash ayat 77, “Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baikkepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan.” Ayat ini merupakan salah satu rujukan populer dalam membuat perencanaan bisnis yang sesuai syariah.

Ibnu Katsir menafsirkan ayat ini dengan menegaskan bahwa gunakanlah harta yang berlimpah dan nikmat yang bergelimang sebagai karunia Allah kepadamu ini untuk bekal ketaatan kepada Tuhanmu dan mendekatkan diri kepada-Nya dengan mengerjakan berbagai amal pendekatan diri kepada-Nya, yang dengannya kamu akan memperoleh pahala di dunia dan akhirat. Yakni yang dihalalkan oleh Allah berupa makanan, minuman, pakaian, rumah dan perkawinan.

Masih menurut Ibnu Katsir, sesungguhnya engkau mempunyai kewajiban terhadap Tuhanmu, dan engkau mempunyai kewajiban terhadap dirimu sendiri, dan engkau mempunyai kewajiban terhadap keluargamu, dan engkau mempunyai kewajiban terhadap orang-orang yang bertamu kepadamu, maka tunaikanlah kewajiban itu kepada haknya masing-masing. Berbuat-baiklah kepada sesama makhluk Allah sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu. Janganlah cita-cita yang sedang kamu jalani itu untuk membuat kerusakan di muka bumi dan berbuat jahat terhadap makhluk Allah.

Ayat tersebut menjadi ruh utama dalam perencanaan bisnis syariah. Perencanaan bisnis syariah dimulai dari visi misi dan nilai luhur yang ingin dicapai dalam hidup. Menurut ayat di atas, nilai luhur ini harus melingkupi urusan ukhrowi dan duniawi, spiritual dan material. Fokus utama bisnis syariah adalah pada kehidupan akhirat dengan tidak melupakan urusan dunia. Salah satu kunci utama bisnis dalam ayat tersebut adalah berbuat-baiklah sebagaimana Allah telah berbuat baik kepada kita.

Setelah menentukan visi misi dan nilai sesuai syariah, tahapan selanjutnya adalah penentuan langkah strategis sampai dengan perencanaan aksi. Tahapan ini meliputi proses analisis, segmentasi, strategi, sampai dengan perencanaan aksi. Semua langkah ini ditentukan dan dilaksanakan sesuai dengan visi misi dan nilai perusahaan yang sesuai Syariah.

Pada tahapan analisis, kamu bisa melakukan analisis eksternal, analisis internal, dan analisis SWOT. Pada analisis eksternal, kamu harus bisa menentukan pasar potensial bisnis kamu, analisis pasar serta kompetisi yang akan kamu hadapi terkait dengan bisnis yang kamu jalankan.

Pada tahapan analisis internal, kamu bisa melakukan analisis aspek Sumber Daya Manusia, produk, pemasaran, keuangan (termasuk kebutuhan modal usaha), serta berbagai aset lainnya yang tampak maupun yang tidak tampak.

Pada langkah analisis SWOT, kamu bisa menganalisis kekuatan bisnis kamu, kelemahannya, peluang dan tantangan yang akan kamu hadapi ketika menjalankan bisnis kamu.

Selanjutnya adalah segmentasi pasar. Ini merupakan langkah penting dalam menentukan segmen pasar sasaran dari bisnis kamu. Hal ini harus kamu lakukan agar bisa fokus terhadap pasar bisnis yang belum jenuh. Target harus spesifik dan terjangkau dari sisi bisnis. Kamu juga harus bisa menentukan posisi bisnis kamu dalam posisi yang tepat agar bisa menjadi pilihan konsumen.

Langkah strategis berikutnya adalah terkait dengan strategi bersaing dari bisnis kamu. Kamu bisa menentukan strategi pemasaran, strategi harga, dan strategi produk. Kamu juga harus menentukan pijakan langkah dalam menjalankan strategi, peta strategi, keterkaitan antaraspek dalam penentuan strategi, serta penentuan perencanaan aksi.

Pada langkah perencanaan aksi ini, kamu harus bisa menentukan langkah-langkah strategi secara terperinci sampai dengan indikator pada setiap langkahnya. Hal ini harus ditentukan agar langkah bisnis kamu menjadi terukur dan terarah. Jangan lupa kamu lakukan evaluasi atas setiap langkah bisnis yang kamu jalankan.

Salah satu hal penting yang harus kamu lakukan untuk setiap penyusunan perencanaan bisnis adalah pencatatan yang rapih atas semua langkah yang kamu jalankan terkait bisnis kamu, baik berupa langkah strategis sampai dengan pencatatan pengeluaran dan pemasukan dana sekecil apapun. Hal ini mempermudah perencanaan, pengukuran dan pengawasan terhadap bisnis kamu.

Itulah perencanaan sistematis untuk menjalankan bisnis sesuai Syariah. Namun, ada satu kunci keberhasilan dalam bisnis yang perlu kamu ketahui dan jalankan yakni sebagiamana yang tersurat dalam Al-Qur’an Surah Ath-Thalaq ayat 2-3, “Barang siapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barang siapa yang bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan  (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan (yang dikehendaki)-Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu.”

Ayat di atas menegaskan bahwa ketika kita sedang dan terus menjalankan aktivitas takwa, maka Allah sedang dan terus memberikan jalan keluar kepada kita atas berbagai persoalan. Ayat tersebut pun menegaskan bahwa ketika kita sedang dan terus menjalankan takwa, maka Allah sedang dan terus memberikan rezeki dari jalan yang tidak disangka-sangka.

Ibnu Katsir menafsirkan bahwa barang siapa yang bertakwa kepada Allah dalam semua apa yang diperintahkan kepadanya dan meninggalkan semua apa yang dilarang baginya, maka Allah akan menjadikan baginya jalan keluar dari urusannya dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya. Yakni dari arah yang tidak terdetik dalam hatinya. Ibnu Katsir juga mengaitkan ayat ini dengan hadits bahwa Rasulullah pernah berkata kepada Abu Zar, “Hai Abu Zar, seandainya semua manusia mengamalkan ayat ini, niscaya mereka akan diberi kecukupan.”

Ayat ini disempurnakan dengan tuntunan kepada kita untuk sedang dan terus melakukan tawakal agar selalu dicukupi oleh Allah. Tawakal adalah mewakilkan semua urusan kepada Sang Maha Wakiil (Allah). Kita tidak mungkin disebut mewakilkan semua urusan jika kita belum ikhtiar sebagai sesuatu yang diwakilkan kepada Allah. Itulah rumus pertama, yakni takwa dan tawakkal.

Demikian uraian tentang perencanaan bisnis syariah. Dalam rangka mencukupi kebutuhan perencanaan bisnis kamu dalam hal permodalan, Pegadaian Syariah menawarkan pembiayaan Arrum BPKB. Layanan ini memudahkan para pengusaha kecil untuk mendapatkan modal usaha dengan jaminan BPKB kendaraan, yang mana kendaraan tetap pada pemiliknya sehingga dapat digunakan untuk mendukung usaha sehari-hari.

Untuk bisa memanfaatkan layanan ini, kamu perlu memiliki usaha yang memenuhi kriteria kelayakan serta telah berjalan 1 (satu) tahun, menyerahkan fotokopi KTP dan Kartu Keluarga, menyerahkan dokumen kepemilikan kendaraan bermotor. Dengan proses pelayanan yang cepat, mudah, dan aman, insyaallah perencanaan bisnis bisa dijalankan sesuai dengan syariah bersama Pegadaian Syariah.

 

Artikel ditulis oleh Tim Advika, keterangan lebih lanjut hubungi e-mail info@advikamedia.com

 



Artikel Terkait


  2 tahun yang lalu
  2 tahun yang lalu
  2 tahun yang lalu
  2 tahun yang lalu

Komentar Artikel "Ketahui Perencanaan Bisnis Syariah yang Tepat"