Trend Ekonomi Islam - Pegadaian Syariah
logo

Trend Ekonomi Islam

11 bulan yang lalu    
Trend Ekonomi Islam

Ekonomi Islam adalah semua kegiatan muamalah yang melibatkan aspek produksi, konsumsi, distribusi, dan jasa yang diterapkan sesuai prinsip syariah Islam. Prinsip syariah Islam dalam ekonomi itu sederhana, yakni ketika tidak melakukan transaksi yang dilarang oleh syariah Islam.

Adapun transaksi yang dilarang syariah Islam adalah transaksi zat haram, transaksi berbasis penipuan, transaksi riba, transaksi suap, transaksi manipulasi, transaksi zhalim, transaksi maksiat dan semua transaksi yang tidak memenuhi rukun dan syarat akad. Ekonomi Islam memastikan tidak akan menjalankan transaksi terlarang tersebut.

Seiring dengan perkembangan zaman, sistem ekonomi Islam juga akan mengikuti trend yang sedang terjadi. Trend ekonomi Islam kekinian juga akan ikut dengan syariat Islam. Hal ini dilakukan untuk mengakomodir dan menyesuaikan dengan kondisi sosial, politik dan ekonomi yang sedang terjadi di masyarakat. Hal ini tidak menjadi masalah ketika tetap dijalankan sesuai prinsip syariah.

Sejarah telah membuktikan bahwa ekonomi Islam juga mengikuti trend perkembangan zaman. Ketika masa Rasulullah, sahabat dan daulah Islamiyyah tidak mengenal lembaga keuangan syariah, saat ini ekonomi Islam mengakomodir terbentuknya lembaga keuangan berbasis syariah Islam.

Ekonomi Islam juga membuktikan adanya kelenturan menerima kehadiran lembaga keuangan lainnya seperti asuransi, pasar modal, lembaga pembiayaan, lembaga penjaminan, dana pensiun, sampai dengan lembaga gadai yang bisa diterapkan sesuai prinsip syariah.

Di bidang ekonomi makro, salah satu inovasi fikih yang fenomenal adalah diperbolehkannya zakat profesi. Zakat profesi ini masuk ranah fikih ibadah dan tidak ada contohnya di masa Rasulullah. Namun, seiring perkembangan zaman dan dengan berbagai landasan istinbath hukum yang akurat, akhirnya zakat profesi bisa dijalankan.

Di Indonesia, saat ini sudah ada total 110 fatwa dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang mengatur tentang Lembaga Keuangan Syariah. Hal ini didukung oleh keberadaan Dewan Syariah Nasional (DSN) MUI yang akan terus menjadi lembaga pembuat fatwa dan melakukan pengawasan atas trend ekonomi islam kontemporer. Dan rasanya, fatwa akan terus bertambah seiring dengan kebutuhan ijtihad ekonomi Islam kontemporer.

Dalam konteks kekinian, ada beberapa trend ekonomi Islam yang akan mewarnai era muamalah kontemporer, baik di sisi bisnis maupun nonbisnis. Antara trend ekonomi dan syariat Islam tidak terjadi kontradiksi jika pelaksanaannya tetap dijalankan sesuai syariah Islam. Berikut ini ada beberapa trend ekonomi Islam dalam dunia kontemporer.

Pertama, bisnis syariah. Bisnis berbasis syariah akan selalu menjadi trend dalam dinamika ekonomi Islam. Prinsip bisnis syariah ini sederhana, yakni dengan meninggalkan transaksi yang terlarang dalam bisnis syariah.

Transaksi yang terlarang dalam bisnis syariah adalah transaksi zat haram, transaksi manipulasi, transaksi penipuan, transaksi ketidakjelasan, transaksi suap, transaksi spekulasi, transaksi riba, transaksi zhalim, transaksi maksiat, serta transaksi bisnis yang tidak memenuhi rukun dan syarat akad. Transaksi terlarang ini harus dihindari, selebihnya boleh dilakukan.

Bisnis syariah akan selalu menjadi trend, apalagi seiring dengan tumbuh kembang ummat di dalam berekonomi sesuai ajaran agama. Bisnis berlabel syariah akan menjadikan pelakunya memiliki tanggung jawab moral untuk menjalankan bisnis dari sisi akad sampai dengan etika sesuai prinsip syariah.

Kedua, bisnis online syariah. Saat ini marak skema transaksi bisnis berbasis online, yakni transaksi bisnis melalui dunia maya dengan media seperti internet, terutama melalui media sosial. Ekonomi Islam pun bisa memberikan arahan akurat terhadap bisnis online berbasis syariah.

Secara prinsip, bisnis online bisa dijalankan sesuai syariah dengan ketentuan terpenuhinya rukun dan syarat akad, alur akadnya jelas, pihak penjual, pembeli, makelar, marketing, semua harus jelas dengan hak dan kewajiban masing-masing.

Bisnis online sesuai syariah juga tidak boleh melakukan transaksi zhalim. Hal ini harus dipastikan syarat dan ketentuannya, terutama karena pihak yang berakad melakukan transaksi jarak jauh, tidak berada dalam satu majlis. Transaksi lain yang harus dihindari adalah transaksi yang juga dilarang dalam bisnis syariah.

Transaksi bisnis online syariah akan terus menjadi trend dalam ekonomi Islam karena mengikuti perkembangan bisnis online serta ada spesifikasi transaksi dan objek halal yang dibutuhkan oleh masyarakat muslim, bahkan oleh nonmuslim.

Ketiga, bisnis komoditas halal. Trend ekonomi khas Islam semakin tampak dari bisnis-bisnis dengan komoditas yang khas Islam. Komoditas ini bisa berupa makanan halal, kosmetik halal, fashion khas Islam, dan hal-hal lain sesuai syariah Islam.

Keberadaan bisnis ini mendorong digencarkannya sertifikasi halal, terutama pada komoditas yang ditengarai mengandung unsur zat yang diharamkan, baik dari sisi bahan bakunya maupun dari sisi proses pembuatannya. Bisnis komoditas halal ini akan terus menjadi trend ekonomi Islam seiring dengan kebutuhan konsumsi zat dan komoditas halal.

Ketiga, fintech Syariah. Saat ini sedang marak bisnis berbasis fintech (Financial and Technology), yakni bisnis transaksi keuangan berbasis teknologi. Dari sisi sarana atau benda yang dipergunakan, teknologi adalah benda netral yang hukum asalnya adalah sesuai syariah. Namun dari sisi alur transaksinya harus dicermati lagi agar dijalankan sesuai prinsip syariah.

Bisnis fintech syariah akan menjadi trend di masa sekarang ini. Jenis bisnis yang dijalankan bisa meliputi bisnis sistem pembayaran, e-lectronic money (e-money), peer to peer financing, bisnis pembiayaan konsumtif, bisnis pembiayaan produktif, bahkan sampai dengan crowdfunding berbasis syariah, baik untuk kepentingan bisnis maupun kepentingan sosial.

Keempat, bisnis perjalanan keagamaan. Yang dimaksud bisnis perjalanan keagamaan adalah bisnis terkait perjalanan ibadah haji dan umrah. Saat ini ada ratusan biro perjalanan haji plus dan umrah yang terdaftar secara resmi di Kementerian Agama (Kemenag). Bahkan ada yang melakukan kombinasi bisnis ini dengan multi level marketing sesuai syariah.

Masyarakat perlu hati-hati dan cermat ketika memilih biro haji dan travel agar tidak mengalami penipuan. Pastikan biro haji dan travel yang terdaftar resmi di Kemenag, perhatikan kewajaran harga dan sistem penjualannya. Hal ini perlu dilakukan agar keperluan ibadah Anda bisa aman dan nyaman. Apalagi bisnis ini akan terus menjadi tren Ekonomi Islam ke depan. Haji dan umrah akan terus selalu ada, sehingga tetap menjadi lini bisnis yang menarik bagi pengusaha.

Kelima, bisnis pariwisata halal. Saat ini sedang marak bisnis pariwisata halal. Baru-baru ini, salah satu hotel dari Indonesia memenangkan perlombaan hotel syariah level dunia.

Pariwisata halal meliputi pengelolaan objek wisata dengan tata kelola sesuai syariah, baik dari sisi tempatnya, makanannya, dan berbagai transaksi yang terlibat di dalamnya. Hal ini menjadi tren Ekonomi Islam di bidang bisnis.

Keenam, bisnis keuangan syariah. Bisnis keuangan syariah akan tetap menjadi tren di masa kini dan masa yang akan datang. Apalagi bisnis ini juga diatur secara legal formal oleh pemerintah, baik dari sisi perbankan syariah maupun lembaga keuangan nonbank syariah.

Diperkirakan ke depan akan muncul berbagai instrumen ekonomi makro dan mikro Islam, khususnya bidang moneter, fiskal dan kebijakan publik yang Islami. Berbagai instrumen ini tetap dijalankan dalam naungan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Saat ini juga terus dilakukan penelitian di bidang ekonomi mikro, sehingga bisa terus memberikan masukan inovatif kepada industri keuangan syariah.

Demikian uraian tentang trend ekonomi Islam masa kini dan masa yang akan datang. Pegadaian Syariah sebagai salah satu lembaga keuangan syariah terkemuka dan milik Negara 100% (BUMN), juga memberikan layanan bidang keuangan syariah terutama dalam hal mengimbangi trend ekonomi Islam. Contoh produk Pegadaian Syariah adalah Gadai Emas, Arrum BPKB, Tabungan Emas, Arrum Emas, Arrum Haji, Amanah(Pembiayaan Kendaraan), dan berbagai kebutuhan lain yang sedang dibutuhkan oleh masyarakat. Ayo ke Pegadaian Syariah!

 

Artikel ditulis oleh Tim Advika, keterangan lebih lanjut hubungi e-mail info@advikamedia.com



Artikel Terkait


  2 tahun yang lalu
  2 tahun yang lalu
  2 tahun yang lalu
  2 tahun yang lalu

Komentar Artikel "Trend Ekonomi Islam"